Orang Utan Ini Dipulangkan ke Sumut Usai Dirawat di Jakarta, Begini Kondisinya

Sabtu, 21 Agustus 2021 11:39 Reporter : Fatimah Rahmawati
Orang Utan Ini Dipulangkan ke Sumut Usai Dirawat di Jakarta, Begini Kondisinya Orang Utan Ini Dipulangkan ke Sumut Usai Dirawat di Jakarta, Begini Kondisinya. liputan6.com ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatra Utara (Sumut) menerima kepulangan 9 individu satwa liar yang terdiri dari 1 individu orang utan Sumatra dan 8 individu beo Medan atau tiong emas pada Kamis (19/8).

Kesembilan satwa liar ini diterima oleh BBKSDA Sumut di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, yang sebelumnya ditampung dan dirawat di Pusat Penyelamatan Satwa Tegal Alur (PPSTA) yang dikelola BKSDA DKI Jakarta.

Seluruh satwa tersebut merupakan hasil dari penegakan hukum yang telah memiliki kekuatan hukum tetap berdasarkan keputusan Pengadilan Negeri Cikarang Nomor: 234/Pid/LH/2021/Pn.Ckr dan sebagian merupakan penyerahan dari masyarakat.

Usai tiba di Sumut, seluruh satwa tersebut telah dilakukan pemeriksaan kesehatan. Baik orang utan maupun beo Medan dinyatakan dalam kondisi sehat. Melansir dari Liputan6.com, berikut informasi selengkapnya.

2 dari 3 halaman

Akan Jalani Rehabilitasi

orang utan ini dipulangkan ke sumut usai dirawat di jakarta begini kondisinya
Instagram/@bbksda_sumut ©2021 Merdeka.com

Orang utan tersebut berumur kurang lebih 2 tahun. Nantinya orang utan itu akan menjalani rehabilitasi di Pusat Karantina dan Rehabilitasi Orang Utan Sumatra di Batu Mbelin Sibolangit, yang dikelola oleh mitra BBKSDA Sumut, yakni Yayasan Ekosistem Lestari (YEL).

"Orang utan sumatra yang dikirim dari Tegal Alur Jakarta berjenis kelamin jantan, umur kurang lebih 2 tahun, kondisi sehat," terang Pelaksana tugas (Plt) Kepala BBKSDA Sumut, Hotmauli Sianturi pada Jumat (20/8).

Sedangkan beo Medan akan direhabilitasi di PPS Sibolangit yang dikelola BBKSDA Sumut. Satwa-satwa itu nantinya akan dilepasliarkan ke habitat aslinya.

"Satwa-satwa tersebut akan dilepasliarkan kembali ke habitatnya setelah menjalani proses rehabilitasi dan layak untuk dilepasliarkan. Harapannya, setelah lepas liar satwa-satwa tersebut mampu berkembang biak di habitatnya," lanjut Hotmauli.

3 dari 3 halaman

Satwa Dilindungi

orang utan ini dipulangkan ke sumut usai dirawat di jakarta begini kondisinyaliputan6.com ©2021 Merdeka.com

Orang utan sumatra dan beo Medan ini merupakan satwa yang dilindungi, berdasarkan Peraturan Menteri LHK Nomor: P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa Yang Dilindungi.

Keduanya merupakan satwa endemik Pulau Sumatra, yang hanya bisa ditemukan di pulau tersebut, khususnya di bagian utara Sumatra.

"Seperti halnya orangutan sumatera dengan nama latin Pongo abelii yang hanya ditemukan di Pulau Sumatra, khususnya bagian utara," kata Hotmauli.

[far]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini