Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mengintip Upacara Adat Pindah Rumah di Batak, Bupati Samosir Juga Ikuti Tradisi Ini

Mengintip Upacara Adat Pindah Rumah di Batak, Bupati Samosir Juga Ikuti Tradisi Ini Mengintip Upacara Adat Pindah Rumah di Batak, Bupati Samosir Juga Ikuti Tradisi Ini. samosirkab.go.id ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Upacara Adat Suku Batak tentunya memiliki berbagai arti, makna, dan tujuan. Tradisi ini masih terus digunakan masyarakat Batak dalam acara perkawinan hingga upacara kematian. Begitu pula dengan upacara adat memasuki rumah baru yaitu Boras Sipir ni Tondi.

Tokoh Masyarakat se-Kabupaten Samosir mengantarkan Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom ke rumah dinas. Mereka juga menggunakan upacara adat tersebut.

Sebelum memasuki rumah, Bupati Samosir dan keluarga menerima "Boras Sipir ni Tondi" dari tokoh masyarakat yang diikuti oleh rombongan hula-hula dari keluarga Bupati Samosir serta "natua tua" ni Huta Marga Naibaho.

Acara adat pindah rumah "Boras Sipir ni Tondi" ini bermakna menguatkan roh dan jiwa agar tetap kuat sehingga mendapatkan kebahagiaan dalam menghuni rumah baru.

Keinginan Pribadi

Gelaran acara adat ini ternyata atas permintaan Bupati sendiri. Ketua panitia acara, Mangiring Naibaho mengatakan, acara ini atas permintaan Bupati. Bupati meminta para tokoh masyarakat se-Kabupaten Samosir datang dan mengikuti upacara penempatan rumah dinasnya.

Menurut Mangiring, upacara adat pindah rumah ini menjadi yang pertama kali digelar dengan mengundang tokoh masyarakat. Ini dilakukan untuk memberikan penghargaan yang tinggi dan menghormati adat, masyarakat dan tokoh masyarakat Samosir.

"Membesarkan, menghormati tokoh-tokoh masyarakat, meninggikan dan mengangkat budaya Batak. Hal ini layak ditiru, ini sebagai contoh menghargao tokoh masyarakat dan budaya," terang Mangiring dilansir dari situs resmi Kabupaten Samosir, Selasa (6/12).

Serahkan Rangkaian Acara ke Tokoh Masyarakat

mengintip upacara adat pindah rumah di batak bupati samosir juga ikuti tradisi ini

samosirkab.go.id ©2022 Merdeka.com

Tidak tanggung-tanggung, Bupati Samosir juga meminta kepada tokoh masyarakat untuk mengatur seluruh rangkaian acara.

"Saya kembalikan semua kepada Tokoh Masyarakat. Membuat konsep dan merundingkan acara. Apapun yang terjadi hari ini merupakan rundingan dan kesepakatan seluruh tokoh masyarakat se-Kabupaten Samosir," terang Vandiko.

Menurut Vandiko, sebagai titik nol peradaban Suku Batak harus menghargai tiap tatanan adat. Termasuk memasuki rumah dinas, peranan tokoh masyarakat dalam menggelar prosesi upacara adat ini sangat penting. Selain itu, Bupati Samosir juga menyatakan bahwa rumah dinas yang ditempatinya itu adalah milik rakyat.

"Rumah ini adalah rumah milik masyarakat walaupun ini rumah dinas Bupati, rumah jabatan, tetapi ini adalah milik seluruh masyarakat Samosir," tambahnya.

Makna Boras Sipir ni Tondi

mengintip upacara adat pindah rumah di batak bupati samosir juga ikuti tradisi ini

samosirkab.go.id ©2022 Merdeka.com

Mengutip dari budaya-indonesia.org, tradisi Boras Sipir ni Tondi ini dilakukan ketika acara perkawinan, memasuki rumah baru, acara pembaptisan anak, dan memberkati orang.

Arti Boras yaitu Beras dalam Bahasa Batak. Maka, makna dari Boras Sipir ni Tondi adalah beras untuk menguatkan roh atau jiwa.

Mengapa menggunakan beras? Karena menurut orang Batak bahwa beras itu sebagai simbol makanan pokok manusia, dan beras menunjukkan awal kehidupan. Artinya, manusia tidak bisa hidup tanpa beras atau tidak bisa hidup tanpa mengonsumsi beras.

Selain itu, beras juga disimbolkan sebagai bentuk yang keras dan kokoh, menunjukkan jika kehidupan manusia harus diawali dengan memperkokoh jiwa.

(mdk/adj)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP