Mengenal Keracunan Timbal, Penyebab, Gejala, dan Pertolongannya yang Perlu Diketahui

Selasa, 2 Maret 2021 08:15 Reporter : Ani Mardatila
Mengenal Keracunan Timbal, Penyebab, Gejala, dan Pertolongannya yang Perlu Diketahui ilustrasi cat. ©2020 Merdeka.com/pixabay

Merdeka.com - Kebanyakan orang dengan keracunan timbal tidak menunjukkan gejala apapun, sehingga sebagian besar kasus tidak terdiagnosis. Baru setelah timbal dalam jumlah yang berbahaya menumpuk di dalam tubuh, banyak tanda dan gejala seperti kelelahan, lekas marah, dan nyeri mulai muncul.

Timbal adalah logam berat dan racun yang kuat. Logam tersebut bisa terakumulasi di dalam tubuh jika masuk ke mulut atau dihirup. Ia juga bisa masuk melalui celah di kulit atau melalui selaput lendir.

Timbal dapat merusak semua sistem tubuh, termasuk jantung, tulang, ginjal, gigi, usus, organ reproduksi, dan sistem saraf dan kekebalan. Anak kecil, terutama sebelum usia 6 tahun, sangat sensitif terhadap keracunan timbal. Hal itu dapat merusak perkembangan mental dan fisik secara permanen.

Sumber yang paling umum adalah cat berbahan dasar timbal dan pipa air di gedung-gedung tua, debu berbasis timbal, dan air, udara, atau tanah yang terkontaminasi. Partikel timbal dapat terkumpul di debu rumah tangga dan tanah kebun. Asap rokok juga dapat berkontribusi. Berikut gejala keracunan timbal, penyebab, dan cara mengobatinya:

Baca Selanjutnya: Gejala Keracunan Timbal...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini