Keindahan Kelabba Maja, Singgasana Para Dewa bak "Painted Hills" di Amerika

Rabu, 3 November 2021 19:00 Reporter : Ibrahim Hasan
Keindahan Kelabba Maja, Singgasana Para Dewa bak "Painted Hills" di Amerika Kelabba Maja. ©2021 Merdeka.com/Elyana Dasuki

Merdeka.com - Terik matahari seolah memperjelas keindahan Kelabba Maja yang mempesona. Keunikannya benar-benar membuat takjub orang yang memandangnya. Tak seperti bukit lainnya, perbukitan Kelabba Maja memiliki warna yang begitu indah. Garis-garis warnanya seolah merupakan hasil cat warna. Jangan salah, warna indah Kelabba Maja merupakan fenomena alam lukisan Tuhan.

Masyarakat kerap menyamakannya dengan keindahan Painted Hills di Oregon Amerika Serikat. Namun Kelabba Maja punya cerita dan keunikannya sendiri. Masyarakat setempat yakni warga desa Gelanalalu percaya Kelabba Maja merupakan singgasana para dewa. Ada tiga batu besar yang diyakini sebagai tempat pemujaan untuk para dewa.

Tak hanya sebagai destinasi wisata yang menarik, Kelabba Maja menjadi tempat sakral oleh masyarakat Pulau Sabu Kecamatan Hawu Mehara, Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT).

kelabba maja

©2021 Merdeka.com/Elyana Dasuki


Sesuai dengan namanya, Kelabba diartikan sebagai tanah abu, sedangkan Maja berarti dewa. Batu besar yang menjulang setinggi meter inilah yang dipercaya sebagai singgasana para dewa.

Terlihat unik, formasi batuan yang menjulang ini di atasnya terdapat batu besar. Tampak pilar-pilar batu berwarna merah muda dengan puncak berbentuk mirip jamur berwarna merah tua. Seolah batu ini ditempatkan oleh manusia dengan sengaja. Namun sebaliknya, batu besar dan pilar batu setinggi 3 meter ini terbentuk secara alami tanpa campur tangan manusia.

Saking keramatnya, para pengunjung tidak diperkenankan untuk memanjat bukit batu tersebut. Masyarakat setempat punya pantangan sendiri selama berada di Kelabba Maja. Pengunjung disarankan hanya menikmatinya dari bawah maupun sisi bukit Kelabba Maja.

kelabba maja

©2021 Merdeka.com/Elyana Dasuki


Selain tidak diperkenankan mendaki bukit singgasana dewa, ada pantangan lain bagi pengunjung saat berada di Kelabba Maja. Mereka tidak diperkenankan untuk berkata kotor. Selain itu, para pengunjung harus bersikap baik, dipakainya selendang tenun Tabu yang dipercaya menjadi penjaga dari gangguan roh jahat.

Bahkan setiap bulan Juli, masyarakat rutin melakukan tradisi penyembelihan hewan yang bertujuan agar tempat tersebut diberikan keamanan dan kesuburan.

Kelabba Maja memiliki tebing berukir indah berwarna gradasi merah marun, pink, coklat, dan kelabu itu. Kelabba Maja juga memiliki ciri khas tebing berbentuk tabung dengan gradasi warna merah kebiruan.

kelabba maja

©2021 Merdeka.com/Elyana Dasuki


Selain disamakan sebagai Painted Hills di Amerika, Kelabba Maja juga sering dijuluki sepotong Mars di Indonesia. Jika terik panas menyengat, bebatuan warna-warni di Kelabba Maja didominasi oleh warna cokelat terang. Kering kerontang mirip dataran di Planet Mars. Tak jarang juga masyarakat menyebutnya mirip Grand Canyon di Arizona. Namun punya batuan warna-warni bak surga tersembunyi di dunia.

Benar saja, hanya ada satu jenis tumbuhan semak yang mampu bertahan di permukaan bukit Kelabba Maja. Tanaman berduri yang tidak memerlukan air yang banyak.

kelabba maja

©2021 Merdeka.com/Elyana Dasuki


Beberapa bagian batu di Kelabba Maja tersusun oleh batuan yang rapuh. Hal ini harus diperhatikan bagi para wisatawan agar lebih berhati-hati melangkahkan kaki di area Kelabba Maja.

Kelabba Maja memiliki geomorfologi petrografis yang unik dan telah terbentuk selama jutaan tahun. Proses ini menyebabkan terbentuknya berbagai jenis batu. Beberapa lapisan tersebut adalah batuan pasir merah dan deposit mineral yang berbentuk menyerupai lapisan demi lapisan.

Lokasinya sangat tersembunyi dan berada dekat pantai selatan Pulau Sabu, sangat sulit bagi pengunjung mencapai lokasi tersebut tanpa pemandu dari warga Pulau Sabu. Perjalanan dari Seba menuju ke Kelabba Maja ditempuh sekitar 1,5-2 jam.



[Ibr]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini