Dampak Kurang Tidur bagi Kesehatan Tubuh, Serang Saraf hingga Imun

Rabu, 16 September 2020 17:31 Reporter : Ani Mardatila
Dampak Kurang Tidur bagi Kesehatan Tubuh, Serang Saraf hingga Imun Ciri-ciri orang yang kurang tidur. ©huffingtonpost.com

Merdeka.com - Tidur yang nyenyak membantu kita untuk berpikir jernih, mengingat informasi, dan membuat keputusan. Ketika kita tidak mendapatkan kualitas tidur yang cukup, hal itu merusak "fungsi eksekutif" kita, seperangkat kemampuan yang perlu kita lakukan dengan baik di sekolah, di tempat kerja, dan di semua bidang kehidupan sehari-hari.

Kurang tidur disebabkan oleh kurangnya waktu tidur yang konsisten atau kualitas tidur yang menurun. Tidur kurang dari 7 jam secara teratur pada akhirnya dapat menimbulkan konsekuensi kesehatan yang memengaruhi seluruh tubuhmu. Ini juga dapat disebabkan oleh gangguan tidur yang mendasari.

Tubuhmu membutuhkan tidur, sebagaimana juga membutuhkan udara dan makanan agar berfungsi dengan baik. Selama tidur, tubuh menyembuhkan dirinya sendiri dan memulihkan keseimbangan kimianya. Otak membentuk koneksi pemikiran baru dan membantu retensi memori.

Tanpa tidur yang cukup, otak dan sistem tubuh tidak akan berfungsi secara normal. Ini juga dapat menurunkan kualitas hidup secara drastis. Sebuah ulasan studi pada tahun 2010 menemukan bahwa tidur terlalu sedikit di malam hari meningkatkan risiko kematian dini.

Tanda-tanda kurang tidur yang muncul keesokan harinya yaitu:

• kantuk berlebihan
• sering menguap
• sifat lekas marah
• kelelahan siang hari

Jika terus dilakukan dalam jangka panjang makan akan menyebabkan dampak kesehatan yang serius. Berikut dampak kurang tidur pada kesehatan tubuh yang perlu kamu waspadai:

Baca Selanjutnya: Sistem syaraf pusat...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini