Bukan Covid-19, Jenazah Ibu di Tapanuli Selatan Ditolak Warga karena Alasan Ini

Minggu, 18 Oktober 2020 19:00 Reporter : Fatimah Rahmawati
Bukan Covid-19, Jenazah Ibu di Tapanuli Selatan Ditolak Warga karena Alasan Ini Ilustrasi jenazah korban. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Jenazah seorang ibu bernama Dameria Marpaung (68) di Tapanuli Selatan, Sumatra Utara (Sumut) ditolak warga saat hendak dimakamkan. Kejadian ini membuat sang anak, Junjungan Manik (50) yang merupakan warga Desa Sisoma, Kecamatan Tano Tombangan Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan terpaksa melaporkan kejadian ini ke Polres Tapanuli Selatan.

Penolakan ini terjadi saat jenazah hendak dimakamkan di lahan tanah milik almarhum sendiri.

"Saya merasa sakit hati, masa ibu kandung saya yang sudah "sarimatua" (memiliki cucu dari anaknya yang sudah berumahtangga) sempat dilarang dimakamkan di tanahnya sendiri di lokasi wisata lupa lelah," kata Junjungan pada Minggu (18/10),melansir dari ANTARA.

Dalam laporannya, Junjungan melaporkan CP dan JS, warga Desa Lumban Ratus, tetangga Desa Sisoma yang masih satu Kecamatan yang sama. Kejadian ini juga dibenarkan oleh Camat Kecamatan Tano Tombangan Angkola, Indra Sakti.

"Saat peristiwa saya juga berada di lokasi. Ini terkait soal adat di Desa Lumban Ratus," katanya.

Bukan karena riwayat Covid-19, berikut alasan dan kronologi lengkap penolakan jenazah.

Baca Selanjutnya: Meninggal karena Sakit Jantung...

Halaman

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Kisah Pilu
  3. VIRAL
  4. Sumut
  5. Berita
  6. Yogyakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini