Bahas Tentang Keterlambatan Rezeki di Mutiara Hati, Begini Penjelasan Quraish Shihab

Sabtu, 1 Mei 2021 16:19 Reporter : Fardi Rizal
Bahas Tentang Keterlambatan Rezeki di Mutiara Hati, Begini Penjelasan Quraish Shihab keterlambatan rezeki. Vidio Mutiara Hati SCTV ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketika memasuki bulan Ramadan, acara tausiyah lebih sering muncul di televisi. Sebagian besar program tersebut memiliki format yang sama, yaitu tausiyah, dan biasa ditayangkan menjelang waktu berbuka atau saat sahur.

Sedikit berbeda, Mutiara Hati yang tayang di SCTV hadir sebelum Subuh, Zuhur dan Ashar. Masih sama dengan tahun sebelumnya, acara ini diisi oleh Quraish Shihab.

Di salah satu episodenya, ayah Najwa Shihab ini menjelaskan secara singkat tentang keterlambatan rezeki. Berikut penjelasannya di Mutiara Hati:

2 dari 4 halaman

Jangan Mempercepat Rezeki dengan Cara Haram

keterlambatan rezeki
Vidio Mutiara Hati SCTV ©2021 Merdeka.com

Dalam acara kali ini, Cendikiawan muslim Quraish Shihab mengatakan, jangan sampai keterlambatan rezeki membuat kita mempercepatnya dengan cara haram. Karena, cara tersebut merupakan cara yang tidak diberkati oleh Allah SWT.

"Karena rezeki dan keberkatan dari Allah tidak diperoleh melalui yang haram," ucap Quraish Shihab dalam acara Mutiara Hati SCTV.

3 dari 4 halaman

Allah Maha Baik

keterlambatan rezeki
Vidio Mutiara Hati SCTV ©2021 Merdeka.com

Quraish Shihab juga menjelaskan bahwa Tuhan akan memberi apa yang baik pada manusianya. Ia juga menambahkan kalau Tuhan tidak akan menerima, kecuali apapun yang baik.

“Sesungguhnya Allah maha baik, tidak memberi dan juga tidak menerima, kecuali yang baik,” lanjutnya.

4 dari 4 halaman

Soal Koruptor

Menutup tausiyah pada acara ini, Quraish Shihab menjelaskan bahwa orang yang merugi di akhir hidupnya adalah koruptor. Sedangkan ahli waris yang tidak tahu asal usul hartanya, kemudian menafkahkannya di jalan yang benar, maka ahli waris berhak mendapat surga Allah, sementara tidak untuk koruptor.

“Tahukah Anda siapa yang paling menyesal di hari kemudian? Koruptor. Karena bagi ahli waris yang tidak mengetahui asal-usul harta itu dan menafkahkannya di jalan Allah, hal itu akan mengantarkannya ke surga. Sedangkan sang koruptor hanya bisa berkata penuh penyesalan,” jelas Quraish Shihab.

Mengakhiri tausiyahnya, Quraish Shihab mengatakan, bahwa semua orang akan menuai apa yang ditanamnya.

[frd]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini