Antisipasi Penyebaran Omicron, Disdik Sumut Minta Sekolah Lakukan Ini

Sabtu, 15 Januari 2022 10:12 Reporter : Fatimah Rahmawati
Antisipasi Penyebaran Omicron, Disdik Sumut Minta Sekolah Lakukan Ini Belajar tatap muka. ©2021 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Merdeka.com - Dengan beberapa kasus Covid-19 varian Omicron yang sudah masuk di Indonesia, kini berbagai penanganan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 varian baru itu terus ditingkatkan di sejumlah daerah.

Seperti di Sumatra Utara (Sumut), Dinas Pendidikan (Disdik) Sumut tengah meningkatkan antisipasi penyebaran Omicron di kalangan pelajar yang kini mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah.

Kepala Disdik Sumut Syaifuddin pada Jumat (14/1) mengatakan, penerapan protokol kesehatan dan pengawasan di sekolah akan ditingkatkan guna mengantisipasi penyebaran Omicron tersebut.

Di mana saat ini, sebanyak 80 persen pelajar di Sumut sudah mengikuti vaksinasi Covid-19. PTM di Sumut sebenarnya sudah bisa dilakukan 100 persen, namun dalam praktiknya masih ada sekolah yang melaksanakan PTM secara terbatas. Sekolah pun kini diminta meningkatkan kewaspadaan dan meningkatkan protokol kesehatan.

Melansir dari ANTARA, berikut informasi selengkapnya.

2 dari 3 halaman

Sekolah Masih Dilarang Buka Kantin

Syaifuddin mengatakan, dalam antisipasi penyebaran Omicron, pihaknya mengandalkan guru dan siswa terlatih. Selain itu juga pengawasan dari dinas terkait.

"Pengawasan omicron, seperti dari awal, kita tetap mempercayakan UKS (unit kesehatan sekolah) oleh beberapa guru dan siswa terlatih, tentu ada juga cabang dinas, pengawas rutin menjaga aturan," ujarnya.

Sekolah diminta untuk melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat, sesuai dengan instruksi Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, salah satunya dengan tidak membuka kantin sekolah. Pihak sekolah juga diimbau aktif mendorong anak didiknya untuk mengikuti vaksinasi bagi yang belum.

"Kita terus edukasi agar orangtua mau anaknya mengikuti vaksinasi," katanya.

3 dari 3 halaman

Vaksinasi Dinilai Belum Merata

Terkait antisipasi penyebaran Omicron di sekolah ini, anggota Komisi X DPR RI Sofyan Tan mengatakan, vaksinasi untuk anak sekolah masih belum merata, khususnya di kota kecil. Padahal, kebutuhan vaksin sangat tersedia.

"Vaksinasi, masih belum merata, jadi kalau di tingkat kota besar itu aktivitas tinggi, tapi di kota-kota kecil, masih banyak belum divaksin. Menurut saya sih kebutuhan akan vaksin sangat sudah tersedia, harusnya petugasnya, kepala daerah itu semakin mendorong agar vaksinasi terhadap anak," katanya.

Sofyan juga meminta peran aktif guru dan orang tua lebih ditingkatkan untuk mendorong siswa agar mau melakukan vaksinasi. Menurutnya hal itu penting untuk mempercepat capaian vaksinasi pelajar dan anak, yang tentu bisa mencegah penyebaran Omicron di lingkungan sekolah.

[far]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini