Antisipasi Penyakit Ngorok, Dinas Pertanian Madina Maksimalkan Penyuntikan Vaksin

Rabu, 25 Januari 2023 16:05 Reporter : Adrian Juliano
Antisipasi Penyakit Ngorok, Dinas Pertanian Madina Maksimalkan Penyuntikan Vaksin Ilustrasi sapi. ©2013 Merdeka.com/Shutterstock/DanVostok

Merdeka.com - Baru-baru ini masyarakat Mandailing Natal digegerkan dengan penemuan kasus penyakit Ngorok atau Septicaemia Epizootia yang menyerang hewan ternak.

Kasus penyakit Ngorok pertama kali ditemukan di Desa Batang Gadis Jaer dan Desa Batang Gadis Julu, Kecamatan Panyabunga Utara.

Pihak Dinas Pertanian Kabupaten Mandailing Natal melalui Bidang Peternakan terus melakukan beberapa upaya dalam pencegahan wabah penyakit Ngorok tersebut.

2 dari 3 halaman

Memaksimalkan Penyuntikan Vaksin

ilustrasi vaksin

©2020 Merdeka.com

Kepala Dinas Pertanian Madina, Siar Nasution didampingi langsung oleh Kepala Bidang Peternakan, Asrul Anwar Lubis mengatakan, bahwa pihaknya terus memaksimalkan penyuntikan vaksin pada hewan ternak. Hal ini sebagai upaya untuk mengantisipasi sebaran penyakit Ngorok di Madina.

"Untuk mengantisipasi penyebaran penyakit Ngorok itu, kita memaksimalkan penyuntikan vaksin pada hewan ternak sapi dan kerbau di beberapa titik tertentu. Mereka (peternak) hanya diminta untuk memantau hewan ternaknya apabila ditemukan gejala penyakit Ngorok," ucap Siar dikutip dari ANTARA (25/1).

Siar menambahkan, fokus utama dalam penyuntikan vaksin ini berada di Kecamatan Panyabungan dan Panyabungan Barat. Sebab, kedua wilayah tersebut cukup dekat jika ditinjau dari tingkat bahaya penyebarannya.

"Stok vaksin dan vitamin saat ini masih mencukupi dan anggota di lapangan sudah saya arahkan untuk bekerja dengan maksimal dalam penyuntikan ini," terang Siar.

3 dari 3 halaman

Waspadai Gejalanya

003 hery h winarno
©2018 Merdeka.com

Penyakit Ngorok atau Septicaemia Epizootia yang menyerang hewan ternak itu muncul macam-macam gejala sebelum mati.

Melansir dari Merdeka.com, gejala awal penyakit Ngorok ini menunjukkan Hipersalivasi, keluar ingus, kaki belakang lumpuh, dan terdengar suara "ngorok" sebelum mengalami kematian.

Dalam pertolongan pertama pada hewan ternak yang terserang penyakit Ngorok, pihak Dinas Pertanian memberikan antibiotik, vitamin, obat anti radang dan penyemprotan disinfektan.

Pihaknya juga mengimbau kepada para peternak untuk mengawasi hewan-hewan ternaknya, jika menemui gejala penyakit Ngorok agar secepatnya melapor ke Dinas Pertanian Madina.

[adj]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini