7 Makanan Penambah Darah yang Aman Dikonsumsi, Cocok untuk Penderita Anemia

Senin, 8 Agustus 2022 16:50 Reporter : Muhammad Farih Fanani
7 Makanan Penambah Darah yang Aman Dikonsumsi, Cocok untuk Penderita Anemia ilustrasi daging kambing. © pixabay.com/ReinhardThrainer

Merdeka.com - Makanan penambah darah adalah salah satu makanan yang penting untuk dikonsumsi. Banyak orang yang mengalami kurang darah. Kurang darah ini disebabkan karena berbagai hal, misalnya kurangnya zat besi, kekurangan vitamin B12, penyakit keturunan, obat-obatan tertentu, kekurangan asam folat, dan lain sebagainya.

Kekurangan darah disebut sebagai anemia. Kurangnya darah menimbulkan beberapa gangguan kesehatan seperti perasaan tidak enak badan, lemah, sakit kepala, gangguan konsentrasi, kemampuan berpikir menurun, pucat, sesak nafas, dan lain sebagainya. Maka dari orang yang kekurangan darah perlu sebuah asupan makanan penambah darah yang aman untuk dikonsumsi.

Mengingat pentingnya informasi tentang makanan penambah darah yang aman untuk dikonsumsi. Berikut Merdeka.com merangkum makanan penambah darah yang aman untuk dikonsumsi dilansir dari berbagai sumber.

2 dari 4 halaman

1. Daging Merah

Makanan penambah darah pertama yang bisa Anda konsumsi adalah daging merah. Daging merah yang dimaksud ini adalah daging sapi segar atau daging merah lainnya yang masih segar. Daging merah ini memiliki kandungan zat besi sebanyak 2,7 miligram per 100 gram.

Daging merah ini merupakan salah satu makanan penambah darah yang aman untuk Anda konsumsi selama masih dalam batas wajar. Kandungan pada daging merah akan mencukupi kebutuhan zat besi harian sekitar 15 persen.

2. Jeroan

Makanan penambah darah kedua yang bisa Anda konsumsi dan masuk dalam kategori makanan penambah darah yang mengandung zat besi adalah jeroan. Jeroan memiliki kandungan zat besi sekitar 36 persen. Hari ayam memiliki kandungan zat besi sekitar 15,6 mg per 100 gram.

Jeroan ini merupakan makanan yang lezat untuk disantap dan merupakan penghasil zat besi yang bisa menambah darah. Akan tetapi konsumsi jeroan ini tentu tidak boleh terlalu berlebihan. Jika dikonsumsi secara berlebihan makan jeroan akan menyebabkan gangguan kesehatan yang lain.

3 dari 4 halaman

3. Tahu

Selain makanan di atas, makanan selanjutnya yang bisa menambah darah adalah tahu. Tahu bisa Anda temukan di pasar dengan harga yang sangat murah. Jika Anda mengalami kekurangan darah atau anemia, pertimbangkan untuk mengonsumsi tahu.

Setiap 129 gram tahu, terdapat 2,4 mg zat besi yang bisa mencukupi kebutuhan zat besi harian sekitar 19 persen. Hal ini merupakan salah satu kelebihan tahu daripada makanan yang lainnya. Anda bisa merasakan kandungan sehatnya hanya dengan harga yang terjangkau.

4. Telur Ayam

Makanan penambah darah selanjutnya yang bisa Anda pertimbangkan untuk dikonsumsi adalah telur. Telur adalah makanan sehat yang banyak dikonsumsi oleh orang-orang karena mengandung banyak gizi dengan kandungan vitamin A.

Telur ayam bisa membantu tubuh memproduksi sel darah merah. Tidak hanya itu, telur juga mengandung protein yang merupakan zat yang baik untuk kesehatan.

5. Kacang dan Biji-Bijian

Makanan penambah darah yang bisa Anda konsumsi selanjutnya adalah kacang dan biji-bijian. Jenis kacang dan biji-bijian seperti kacang mete, kedelai, biji labu, dan biji bunga matahari merupakan makanan yang mengandung zat besi yang tinggi.

Kacang dan biji-bijian memang makanan yang memiliki banyak penggemar. Selain itu, kacang dan biji-bijian juga mengandung kalsium yang baik untuk kesehatan. Anda bisa mempertimbangkan kacang dan biji-bijian ini sebagai salah satu makanan penambah darah untuk menyembuhkan anemia Anda.

4 dari 4 halaman

6. Ubi Merah

Makanan selanjutnya yang bisa Anda konsumsi adalah ubi merah. Ubi merah ini adalah jenis umbi-umbian yang memiliki kandungan yang sangat baik bagi tubuh. Spesifiknya, umbi merah ini sangat baik sebagai makanan untuk penambah darah.

Selain itu, umbi merah juga merupakan makanan yang bisa mengaktifkan sel darah merah dan menambah suplai oksigen di dalam darah. Umbi merah juga memiliki kandungan kalium yang cukup tinggi sehingga bisa membuat tekanan darah menjadi lebih stabil.

7. Buah Alpukat

Makanan penambah darah selanjutnya yang juga memiliki rasa yang lezat dan memiliki banyak sekali penggemar adalah alpukat. Alpukat adalah salah satu makanan yang kaya nutrisi alpukat memiliki kandungan vitamin E dan berperan dalam melindungi sel darah merah.

Alpukat bisa dinikmati dengan berbagai macam cara. Banyak orang menyantap alpukat dengan menyajikannya sebagai sebuah jus. Namun, jika demikian, perhatikan takaran gula yang dicampurkan pada jus alpukat.

Masih ada banyak makanan penambah darah yang aman untuk dikonsumsi sebagai salah satu cara mengobati penyakit anemia. Anemia menyebabkan gangguan pada tubuh sehingga sesegera mungkin harus disembuhkan. Salah satunya adalah dengan mengonsumsi makanan-makanan penambah darah yang sudah disebutkan di atas.

Demikian adalah 7 makanan penambah darah yang aman untuk dikonsumsi, dengan mengetahui makanan-makanan tersebut, diharapkan Anda sudah mengerti dan tidak lagi kesulitan ketika mencari makanan penambah darah yang aman untuk tubuh.

[mff]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini