Timnas Voli Putra Indonesia Kalah dari Bahrain di AVC Nations Cup 2025, Tetap Lolos ke Perempat Final
Tim nasional voli putra Indonesia harus menerima kekalahan dari tuan rumah Bahrain dengan skor 0-3 (13-25, 25-27, 22-25) dalam pertandingan terakhir Grup A.
Timnas voli putra Indonesia harus menerima kenyataan setelah kalah dari tuan rumah Bahrain dengan skor 0-3 (13-25, 25-27, 22-25) dalam pertandingan terakhir Grup A AVC Nations Cup 2025. Pertandingan yang berlangsung di Isa Bin Rashid Hall, Manama, Bahrain, pada Kamis malam, 19 Juni 2025 WIB ini menjadi penentu juara grup, di mana Bahrain menunjukkan performa yang sangat baik untuk merebut posisi teratas.
Meskipun mengalami kekalahan, Indonesia berhasil melanjutkan langkah ke perempat final sebagai runner-up Grup A. Selanjutnya, Indonesia akan berhadapan dengan Pakistan di babak selanjutnya. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun tim mengalami kesulitan, mereka masih memiliki kesempatan untuk bersaing lebih jauh dalam turnamen ini.
Kekuatan Tuan Rumah
Pada set pertama, Bahrain langsung menunjukkan kekuatan mereka sebagai tuan rumah. Dengan dukungan penuh dari para suporter di Isa Bin Rashid Hall, Bahrain memimpin sejak awal dengan skor 7-3, yang kemudian berkembang menjadi 15-7. Kesalahan dalam penerimaan bola serta kurangnya koordinasi tim membuat Indonesia hanya mampu mengumpulkan 13 poin, sehingga mereka kalah telak dengan skor 13-25 setelah smes dari Mohamed Abdulla menutup set pertama.
Di set kedua, Indonesia berusaha untuk bangkit dengan permainan yang lebih agresif. Boy Arnez Arabi menjadi andalan di lini serang, berhasil mencetak poin melalui smes tajam, sementara blok dari pemain Indonesia mulai menunjukkan efektivitasnya. Skuad Garuda sempat memimpin dengan skor 18-17, namun Bahrain dengan cepat menyamakan kedudukan menjadi 18-18 setelah berhasil memblok smes dari Boy Arnez. Pertarungan berlangsung ketat hingga skor mencapai 24-24, di mana Indonesia sempat meraih set point di angka 25-24. Sayangnya, kesalahan penerimaan dari Doni Haryono dan smes keras dari Bahrain mengubah keadaan, menutup set kedua dengan skor 27-25 dan memberikan keunggulan 2-0 untuk Bahrain.
Set ketiga menjadi peluang terakhir bagi Indonesia untuk memperpanjang pertandingan. Awal set berjalan seimbang dengan skor imbang 6-6, namun Bahrain mulai mengambil alih kendali dengan memimpin 13-8 berkat serangan yang konsisten dan blok yang solid. Indonesia menunjukkan semangat juang yang tinggi dengan memperkecil ketertinggalan menjadi 17-19, bahkan hanya selisih satu poin di 21-22 setelah pemain Bahrain melakukan kesalahan. Meskipun demikian, Bahrain tetap tenang dan berhasil meraih match point di 24-22, mengakhiri set ketiga dengan skor 25-22 melalui smes keras dari Ebrahim Ali Khamis.
Bahrain Berhasil Mendominasi
Statistik pertandingan menunjukkan bahwa Bahrain menunjukkan dominasi, terutama dalam aspek serangan dan blok. Ebrahim Ali Khamis serta Mohamed Abdulla Yaqoob masing-masing mencetak 14 poin, menjadikan mereka sebagai pencetak skor terbanyak untuk tim Bahrain. Di sisi lain, Tedi Kurniawan menjadi pencetak poin terbanyak untuk Indonesia dengan 9 poin, diikuti oleh Fahri Septian yang menyumbangkan 8 poin.
Indonesia mengalami banyak kesalahan, terutama dalam hal servis dan penerimaan bola, yang menjadi salah satu penyebab utama kekalahan mereka. Meskipun Indonesia berusaha keras di lini serang, Bahrain tetap unggul dalam blok. Kekalahan ini mengakibatkan Indonesia harus puas finis sebagai runner-up di Grup A, sementara Bahrain berhasil menjadi juara grup. Namun, Indonesia tetap melaju ke perempat final bersama Bahrain, setelah kedua tim berhasil mengalahkan Thailand di pertandingan sebelumnya. Thailand, yang mengalami dua kekalahan, terpaksa terdegradasi ke babak klasifikasi untuk memperebutkan posisi 9-11.
Tantangan Tim Voli Putra Indonesia
Indonesia kini akan berhadapan dengan Pakistan, yang merupakan unggulan kedua dalam turnamen ini, pada babak perempat final. Ini akan menjadi tantangan yang signifikan, mengingat kekuatan Pakistan yang berhasil mencapai final pada edisi 2024.
Dengan peringkat FIVB yang menempatkan Indonesia di posisi 55 dunia, lebih baik dibandingkan Bahrain yang berada di posisi 65 dan Thailand di posisi 63, Indonesia masih memiliki peluang untuk melaju lebih jauh dalam AVC Nations Cup 2025. Pertandingan melawan Pakistan di perempat final akan menjadi ujian nyata bagi Rivan Nurmulki dan rekan-rekannya untuk menunjukkan kemampuan mereka di tingkat Asia.