Vietnam U-22 Vs Timnas Indonesia U-22: Duel Pelatih Beda Formasi

Minggu, 24 Februari 2019 11:26
Vietnam U-22 Vs Timnas Indonesia U-22: Duel Pelatih Beda Formasi Piala AFF U-22 2019: Vietnam Vs Indonesia Head to Head Pelatih (Bola.com/Adreanus Titus)

Merdeka.com - Jakarta Timnas Indonesia U-22 akan menantang Vietnam U-22 pada laga semifinal Piala AFF 2019 yang berlangsung di The National Olympic Stadium, Phnom Penh, Minggu (24/2/2019). Laga ini menjadi panggung adu strategi dalam perbedaan formasi pelatih kedua tim, Indra Sjafri dan Nguyen Ngoc Tuan.

Timnas Indonesia U-22 melaju ke semifinal Piala AFF 2019 dengan predikat runner-up Grup B. Pasukan Garuda Muda mengumpulkan lima poin hasil dua kali imbang dan sekali menang.

Di bawah asuhan Indra Sjafri, Timnas Indonesia U-22 menjelma sebagai tim yang mengandalkan penguasaan bola dengan formasi 4-3-3. Hasilnya sebenarnya cukup efektif, namun dalam dua laga awal terlihat kesulitan membongkar lini pertahanan lawan.

Timnas Indonesia U-22 sejauh ini sudah mencetak tujuh gol dan kemasukan tiga kali pada Piala AFF 2019. Mengacu pada data tersebut, lini depan Indonesia sebenarnya cukup berkualitas. Namun, terkadang para pemain belakang kerap lengah karena dua dari tiga gol ke gawang Indonesia berawal dari situasi bola mati.

Sementara itu, Vietnam U-22 yang meraih predikat juara Grup A menjadi tim tersubur di Piala AFF 2019. Tran Dan Trung dkk tercatat mencetak enam gol dan baru kebobolan sekali.

Hal ini menjadi bukti kalau skema yang diusung pelatih Nguyen Quoc Tuan yakni 5-3-2 sangat efektif. Vietnam U-22 memiliki lini pertahanan yang kukuh dan sangat mematikan ketika melakukan serangan baik melalui skema permainan terbuka maupun melalui lini sayap.

Bisa dipastikan hal ini menjadi ancaman buat lini pertahanan Timnas Indonesia U-22. Apalagi Vietnam U-22 memiliki penyerang tajam bernamaTran Danh Trung yang sejauh ini sudah mencetak tiga gol, sejajar dengan bomber Timnas Indonesia U-22, Marinus Wanewar.

View this post on Instagram

Jurnalis KLY Sports, Zulfirdaus Harahap dan Rizki Hidayat akan melaporkan langsung dari Kamboja dan Thailand untuk dua event olahraga berbeda. Di Kamboja, akan ada turnamen Piala AFF U-22 yang berlangsung dari tanggal 17 sampai 26 Februari. Sementara di Thailand akan ada turnamen E-Sports Asia Pacific Predator League 2019, yang mempertandingkan game Dota 2 dan PUBG. Laporan eksklusif akan dikirim oleh kedua reporter Bola.com untuk KLY Sports selama turnamen berlangsung. #BolacomID #LaporanLangsung #Kamboja #Thailand #PialaAFFu22 #ESports

A post shared by Bola.com (@bolacomid) on

Faktor Psikologis

Menghadapi Timnas Indonesia U-22,Nguyen Quoc Tuan mempersiapkan mental skuatnya. Secara fisik, Vietnam memiliki keunggulan jeda satu hari lebih banyak dari Indonesia.

"Sebelum memasuki semifinal, tim pelatih juga menentukan bahwa faktos psikologis akan menjadi penentu melawan Indonesia. Jadi kami punya waktu untuk mempersiapkan pertandingan ini," katanya.

Menurutnya, Indonesiamemiliki banyak pemain muda berkualitas. Ia melihat keberhasilan Indonesia menjuarai Piala AFF U-16.

Nguyen Quoc Tuan menegaskan timnya harus melakukan sesuatu untuk menghabiskan energi Indonesia. Marinus Wanewar adalah pemain yang menurutnya harus diwaspadai secara maksimal.

"Secara pribadi, saya memperhatikan Marinus Wanewar, yang mencetak 3 gol untuk Indonesia, harus diwaspadai," tegasnya.

Sebagaimana timnas senior, Vietnam U-22 juga dekat dengan sepak bola Korea Selatan.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini