Tren Bersepeda Menjamur, Pelatih Persib Jajal Kawasan Dago hingga Tebing Keraton

Minggu, 5 Juli 2020 05:36 Repoter : Redaksi Bola.com
Tren Bersepeda Menjamur, Pelatih Persib Jajal Kawasan Dago hingga Tebing Keraton Pelatih Persib, Robert Rene Alberts. (Bola.com/Erwin Snaz)

Merdeka.com - Bola.com, Jakarta - Bersepeda kini menjadi tren setelah pemerintah Kota Bandung tidak memperpanjang PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar). Hal itu pun tidak dilewatkan oleh pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts pada Sabtu (4/7/2020) pagi.

Pelatih asal Belanda ini menjajal kawasan Dago hingga tempat wisata Tebing Keraton yang memiliki jalanan cukup menantang. Ia tak sendiri, sebab pelatih fisik Yaya Sunarya dan beberapa karyawan PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) juga ikut menjajal kawasan sejuk tersebut.

"Ini hanya untuk bersenang-senang bersama staf (manajemen Persib). Menyenangkan sekali, jalannya menantang," ujar Robert di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Bandung.

Bermain sepeda bukan hal yang baru bagi Robert. Sejak kecil, Robert sudah terbiasa menggunakan sepeda saat menuju sekolah maupun menuju tempat latihan sepak bola.

"Ya, di Belanda kami harus menggunakan sepeda ketika pergi ke sekolah. Dan setiap hari saya juga bersepeda untuk berlatih. Sejak saya memulai karier, ketika masih berusia 12 tahun di Ajax, setelah pulang sekolah saya mengendarai sepeda selama satu jam untuk berlatih," tutur Robert.

Bahkan setelah latihan, ia harus menghabiskan waktu satu jam lagi dengan sepeda untuk pulang. "Jadi saat masih muda, saya pergi ke manapun menggunakan sepeda," cetus pelatih Persib berusia 65 tahun ini.

 

Bukan Kali Pertama

Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts. (Liputan6.com/Huyogo Simbolon)

Dikatakan Robert, bersepeda di Bandung bukan kali pertamanya. Sebelumnya pernah bersama pasukannya saat pramusim.

"Tapi ini berbeda karena berjalan-jalan menggunakan sepeda bersama staf di Bandung. Rutennya bagus dan menantang," ucap Robert sambil tersenyum.

Robert menyebutkan jika libur latihan kemungkinan akan rutin diisi dengan bersepeda karena menurutnya bagus untuk melatih mental. "Ini juga bisa beristirahat dulu jika kelelahan dan tidak terburu-buru" kata Robert.

"Tapi saya tidak menyarankan para pemain sering bersepeda di jalan raya, mungkin hanya untuk bersenang-senang saja. Pemain juga tidak boleh berada di lingkungan umum seperti ini karena terlalu berbahaya," tambah Robert.

 

Suka Tipe Sepeda Balap

Sepeda2
Rohit Thakur dari India bersaing dalam lomba sepeda gunung Himalaya MTB di dekat Mandi, Himachal Pradesh, India utara (4/10). Lomba ini berlangsung selama delapan tahap di kaki pegunungan Himalaya. (AFP Photo/Sajjad Hussain)

Disinggung tipe sepeda yang disukainya, pelatih berusia 65 tahun ini menyebutkan tipe sepeda balap yang paling disukainya.

"Tapi itu tidak disarankan (digunakan di jalanan) setiap hari di perkotaan. Jadi kemarin saya membeli sepeda baru untuk ini, tipe road bike. Dan juga sepeda dengan tipe yang bisa dipakai ke gunung," terang Robert.

Sebelum membeli sepeda di Bandung, eks pelatih PSM Makassar ini memiliki sepeda di Malaysia dan Belanda. Hal itu kata dia penting karena bermain sepeda bagus untuknya.

"Karena jika berlari ada dampaknya sedangkan bersepeda tidak. Selain itu bagus juga untuk cardio. hari ini detak jantung saya paling tinggi mencapai 165 dan cukup menarik. Dan menariknya lagi, dalam satu jam bisa mencapai titik maksimal detak jantung. Penting bagi saya dan itu tergolong tinggi jika melihat usia saya," ungkap Robert.

Video

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini