Shopee Liga 1: Dragan Djukanovic Tidak Tahu Imran Nahumarury Bakal Gantikan Dirinya di PSIS

Minggu, 18 Oktober 2020 23:06 Repoter : Redaksi Bola.com
Shopee Liga 1: Dragan Djukanovic Tidak Tahu Imran Nahumarury Bakal Gantikan Dirinya di PSIS Pelatih PSIS Semarang, Dragan Djukanovic, duduk di bench menjelang pertandingan melawan Arema FC di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Sabtu (14/3/2020). (Bola.com/Vincentius Atmaja)

Merdeka.com - Bola.com, Jakarta - Pelatih PSIS Semarang, Dragan Djukanovic, membantah kabar yang menyebut bahwa Imran Nahumarury akan menggantikan posisinya sementara jika kompetisi dilanjutkan.

Dikahwatirkan, Dragan Djukanovic terkendala izin penerbangan ke Indonesia dari Serbia sehingga mengganggu program latihan PSIS. Namun, ia menilai hal itu seharusnya tidak akan jadi masalah.

"Itu tidak benar. Saya pegang KITAS, jadi saya tidak tahu apa masalahnya. Soal Flavio Beck Jr juga sebenarnya tidak ada masalah. Waktu itu dia cuma harus menunggu dokumen dari pemerintah karena KITAS-nya belum selesai," kata Dragan

"Kalau manajemen meminta saya untuk memulai latihan lagi ya saya akan langsung datang. Paling hanya menyita beberapa hari saja. Program latihan akan saya kirim. Tidak ada masalah," katanya menambahkan.

Di sisi lain, Imran Nahumarury juga terkesan santai menanggapi kabar tersebut. Baginya, yang terpenting sekarang adalah bagaimana Liga 1 bisa dilanjutkan.

"Saya tidak kepikiran sampai ke situ (menjadi pelatih sementara). Namun yang saya pikir bagaimana kompetisi ini jalan atau di hentikan," terang eks jenderal lini tengah Persija Jakarta dan Timnas Indonesia, Jumat (16/10/2020).

Alternatif Setengah Kompetisi

shopee liga 1: dragan djukanovic tidak tahu imran nahumarury bakal gantikan dirinya di psis
Pelatih kepala PSIS Semarang, Dragan Djukanovic saat memimpin pasukannya berlatih di Stadion Kebondalem, Kendal. (Dok. PSIS Semarang)

Coach Dragan juga menyatakan bahwa ada opsi lain yang bisa dijadikan rujukan, yakni sistem satu leg seperti yang dilakukan Liga Super Malaysia.

Menurutnya, itu adalah satu dari sekian alternatif. Tinggal bagaimana pembuat kebijakan mau merealisasikannya.

"Tentu saja itu bisa jadi alternatif bagus. Entah kenapa tidak ada wacana seperti. Padahal kalau mereka serius melanjutkan kompetisi, tentu itu jadi keputusan yang mudah," kata pria asal Serbia itu melanjutkan.

"Apa karena Pilkada? Sepak bola itu seharusnya membuat semua orang senang. Bisa jadi ladang uang juga kalau dikelola secara baik dan benar. Cuma di Indonesia saja banyak orang belum sadar," katanya lagi.

Video

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini