Ronaldo Dituduh Perkosa Wanita, Ibunda Angkat Bicara

Jumat, 8 Februari 2019 16:06
Ronaldo Dituduh Perkosa Wanita, Ibunda Angkat Bicara 6. Cristiano Ronaldo (Juventus) - 15 Gol. (AP/Alessandro della Valle)

Merdeka.com - Liputan6.com, Jakarta Tuduhan pemerkosaan yang dialamatkan kepada Cristiano Ronaldo membuat ibunya, Dolores Aveiro angkat bicara. Dia percaya pemain Juventus itu sama sekali tidak bersalah. 

Kehidupan Ronaldo belakangan ini tengah diganggu kasus lama yang mencuat kembali.  Mantan pemain Manchester United (MU) dan Real Madrid itu dituduh memperkosa Kathryn Mayorga, wanita yang dikenalnya saat berada ke Las Vegas, Amerika Serikat, 2009 lalu. 

Namun Aveiro tidak percaya dengan semua tuduhan itu. Dia yakin anaknya tidak bersalah. 

"Saya sangat percaya, kalau anak saya tidak bersalah," kata Aveiro dilansir Marca.

Aveiro juga menuduh Mayorga tidak hanya sekedar bermain kartu di Las Vegas. Menurutnya, Mayorga punya agenda lain, meski tidak merinci secara detail. 

"Dia (Mayorga) tidak pergi ke sana bermain kartu, tapi untuk urusan lain," katanya. 

Dalam laporannya, Mayorga mengaku insiden bermula saat dia memenuhi undangan Ronaldo untuk datang ke hotel mewah yang ditempatinya selama di Las Vegas, 2009 lalu. Sebelumnya, mereka sudah berkenalan di salah satu tempat hiburan di sana.

Setibanya di hotel, Ronaldo lalu mengajak Mayorga beredam air panas. Namun mantan model itu menolak dengan alasan tidak ingin mengotori baju yang dikenakannya.

Ronaldo kemudian menawarkan baju ganti dan mengarahkan Mayorga ke kamar mandi. Saat Mayorga ganti baju, Ronaldo kemudian masuk dan mengajaknya berhubungan badan.

Permintaan itu ditolak Mayorga. Dia berniat pergi, tapi ditahan Ronaldo dan mengajaknya ke kasur. Mayorga menolak dan mencegah Ronaldo berbuat lebih jauh lagi, tapi gagal.

 

 

Temukan DNA Ronaldo

Kahtryn Mayorga mengaku telah diperkosa Ronaldo di Las Vegas, 2009 lalu. Dia kemudian dibayar 375 ribu USD untuk menutupi kasus tersebut. Namun Ronaldo lewat pengacaranya, membantah tudingan itu. Menurutnya, yang terjadi di Las Vegas bukan perkosaan. 

Pihak kepolisian juga terus bekerja keras mengungkap dugaan ini. Belakangan, polisi telah menemukan DNA Ronaldo pada baju yang dikenakan Mayorga saat kejadian. Selanjutnya, polisi meminta agar pemain Portugal itu bersedia memberi sampel DNA-nya.  

Pengacara keluarga Cristiano Ronaldo, telah mengkonfirmasi permintaan itu.

"Tuan Ronaldo selalu mengatakan seperti yang terjadi hari ini, bahwa yang terjadi di Las Vegas bersifat konensus (kesepakatan bersama) sehingga tidak kaget bila DNA dilibatkan dalam investigasi mereka," kata pengacara Ronaldo, Pieter Christiansen kepada BBC.

Saksikan juga video menarik di bawah ini:

 

Topik berita Terkait:
  1. Cristiano Ronaldo
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini