Mental tumbang, Leverkusen terkapar

Rabu, 19 Februari 2014 11:39 Sumber :
Mental tumbang, Leverkusen terkapar Leverkusen dihancurkan PSG di kandang sendiri (c) AFP

Merdeka.com - Tim-tim Jerman dikenal memiliki mental baja yang tak mudah goyah di tengah tekanan, terutama ketika bertanding di kandang sendiri. Namun, hal itu tak terlihat saat Bayer Leverkusen menjamu PSG di babak 16 besar Liga Champions 2013/14 leg pertama.

Tampil di BayArena, Rabu (19/2), pasukan Sami Hyypia menyerah empat gol tanpa balas. Dibobol Matuidi (3"), Zlatan Ibrahimovic (penalti 39", 42") dan Yohan Cabaye (88"), tuan rumah yang kehilangan Emir Spahic akibat kartu kuning kedua di menit 59 tak sanggup membalas satu gol pun.

Bagaimana Leverkusen bisa sampai kalah setelak itu di hadapan pendukungnya sendiri? Mengejutkan, menurut bek Leverkusen Omer Toprak, mental adalah penyebabnya, terutama pada babak pertama.

"Di paruh pertama, kami bukannya bermain tanpa motivasi, tapi justru dengan ketakutan. Itu membuat PSG begitu mudahnya menghabisi kami," papar pemain 24 tahun timnas Turki tersebut seperti dilansir AFP.

Dalam perjalanannya untuk finis sebagai runner-up Grup A, Leverkusen sempat dibantai 0-5 oleh Manchester United di kandang sendiri pada bulan November silam. Kali ini, mereka mengalami hal nyaris serupa. Namun, dampaknya bisa lebih fatal, yakni terancam tersingkir dari kejuaraan.

Untuk melewati PSG, Leverkusen harus menang minimal lima gol tanpa balas pada leg kedua di Parc des Princes 13 Maret mendatang. Bukan misi yang mudah pastinya. Perbaikan mental saja takkan cukup guna mewujudkannya.

Haruskah Leverkusen mengubur mimpi mereka untuk melangkah ke perempat final? (bola/gia)

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Sumber: Bola.net

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini