Menpora: Saatnya Semua Liga Gunakan VAR

Senin, 4 Maret 2019 10:47 Reporter : Bagus Suryadinata
Menpora: Saatnya Semua Liga Gunakan VAR Menpora Imam Nahrawi. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Menpora Imam Nahrawi menyempatkan diri mengunjungi Bandung Premier League (BPL), di Inspire Arena, Lembang, Bandung, Jawa Barat. Dalam kesempatan ini, menteri asal Bangkalan ini melihat bagaimana teknologi Video Asisten Referee (VAR) digunakan.

Wasit memang kerap menjadi momok bersalah dalam sepak bola Indonesia. Keputusan wasit terkadang merugikan salah satu klub. Kini untuk menunjang kinerja wasit dalam memimpin laga, VAR memang sudah mulai digunakan.

Dampak penggunaan VAR sebagaimana yang terlihat saat perhelatan akbar Piala Dunia lalu memang sangat membantu wasit dalam menentukan putusan akibat keterbatasan penglihatan dan lain sebagainya. Sisi yang paling positif adalah seiring dengan kemajuan teknologi yang begitu pesat berbanding lurus dengan tingkat kepercayaan manusia terhadap apa yang dihasilkan teknologi tersebut.

Untuk itu Menpora berharap VAR sudah digunakan dalam liga Indonesia. Terlebih harga VAR tak terlalu mahal hanya sekitar 25 juta rupiah.

"Ternyata VAR murah, hanya 25 juta, tetapi akurasinya membuat tingkat kepercayaan semua pihak terhadap putusan wasit sangat tinggi, saatnya semua liga di Indonesia pakai VAR," ucap Imam.

Terkait penggunaan VAR, Imam memang sudah mendapat keterangan dan penjelasan berbagai hal tentang pengelolaan dan pengembangan liga komunitas terbesar ini oleh CEO Bandung Premier League (BPL) Doni Setiabudi yang lebih akrab dengan panggilan Jalu. Penjelasan tentang teknologi VAR (Video Assistant Referee) menjadi titik perhatian utama Menpora.

"Pak Menteri, dampak yang paling kita rasakan adalah dengan VAR tingkat keributan atas putusan wasit turun drastis 85-90%, karena rata-rata para pemain tidak protes jika wasit putuskan sesuatu krusial dengan melihat VAR, artinya ada kepercayaan," jelas Jalu.

Demikian pula pernyataan wasit, asisten wasit, dan hakim garis yang kala Menpora berkunjung mereka sedang bertugas sebagai pengadil di lapangan yaitu Hilman, Purwanto, Tomy, dan Tatang Budiman, mereka sepakat bahwa VAR sangat membantu disaat wasit harus mengambil putusan pada pelanggaran-pelanggaran yang krusial.

"VAR sangat membantu kami dan kepercayaan terhadap akurasi tinggi sehingga apapun yang diputuskan dapat diterima," kata Purwanto yang dibenarkan kawan-kawan wasit lainnya. [hrs]

Topik berita Terkait:
  1. Berita Kemenpora
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini