Mengukur Kedalaman Skuat Muda PSIS Semarang

Kamis, 26 Maret 2020 10:21 Repoter : Redaksi Bola.com
Mengukur Kedalaman Skuat Muda PSIS Semarang Para pemain PSIS Semarang melakukan jogging dalam latihan perdana di Stadion Citarum, Semarang, Kamis (30/1/2020). (Vincentius Atmaja)

Merdeka.com - Bola.com, Semarang - PSIS Semarang memiliki banyak pemain dengan usia yang relatif muda. Tercatat, ada delapan pemain yang promosi dari tim junior ke tim senior Mahesa Jenar. Di setiap posisi, PSIS memiliki pemain dengan usia muda sebagai aset masa depan. Mulai dari penjaga gawang hingga posisi penyerang.

Beberapa pemain muda PSIS musim lalu yang masih berusia di bawah 23 tahun tetap dipertahankan. Di antaranya Muhammad Fadli, Tegar Infantrie, Andreas Chrismanto Ado, dan Fredyan Wahyu.

Sebagian dari mereka menjadi pemain pilar dan pelapis, terutama Fredyan Wahyu yang mampu menembus tim inti sebagai wing back kanan. Mantan pemain PSMS Medan ini selalu menjadi pilihan utama.

Begitu pula dengan Tegar Infantrie, yang bisa belajar dari gelandang senior PSIS, Jonathan Cantillana, Finky Pasamba, Septian David Maulana, hingga Flavio Beck Jr.

Untuk Andreas Chrismanto Ado, ia sesekali mendapat jam terbang sebagai pemain depan, ketika duet Bruno Silva dan Hari Nur Yulianto berhalangan tampil. 

Sementara Muhammad Fadli digadang-gadang menjadi kiper masa depan PSIS. Jebolan akademi PSIS ini bisa banyak belajar dari kiper seniornya seperti Jandia Eka Putra dan Joko Ribowo. 

 

Amunisi Pendatang Baru

Gelandang PSIS, Tegar Infantrie meluapkan kegembiraan usai timnya mengalahkan Persija Jakarta 2-1 dalam pekan kedua Shopee Liga 1 2019 di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Minggu (26/5/2019) malam. (Bola.com/Vincentius Atmaja)

PSIS menambah daftar pemain muda dalam mengarungi Shopee Liga 2020. CEO PSIS, Yoyok Sukawi mengklaim timnya mempunyai 20 pemain dengan usia di bawah 23 tahun.

PSIS mendatangkan bek berusia 19 tahun, Wahyu Prasetyo dari tim Liga 2, Cilegon United. Wahyu yang mempunyai kecepatan, pernah dimainkan Dragan Djukanovic saat pekan pertama melawan Persipura.

Kemudian Kartika Vedhayanto. Ia berpotensi mengikuti jejak ayahnya yang merupakan satu di antara legenda PSIS, Trimur Vedhayanto. Nama lain adalah Satya Mahir Raja yang merupakan jebolan tim Deportivo Castellon SAD, Spanyol.

Dua amunisi muda potensial lain adalah Pratama Arhan dan Alfeandra Dewangga. Keduanya merupakan anggota Timnas Indonesia U-19 di bawah naungan Shin Tae-yong.

Kehadiran para pemain muda cukup mendongkrak permainan PSIS. Berkat tangan dingin Dragan Djukanovic dan ikut memaksimalkan potensi pemain mudanya, PSIS berhasil mengawali musim ini dengan baik. 

Saksikan video pilihan berikut ini:

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini