Kisah Pemain Senegal di Piala Dunia Boulaye Dia: Tukang Listrik sampai Kurir Makanan

Selasa, 29 November 2022 18:31 Reporter : Eko Prasetya
Kisah Pemain Senegal di Piala Dunia Boulaye Dia: Tukang Listrik sampai Kurir Makanan Timnas Senegal2022. ©2022 REUTERS

Merdeka.com - Ada berbagai cerita di luar lapangan selama Piala Dunia 2022 bagi setiap pemain untuk tampil. Salah satunya pemain Senegal Boulaye Dia.

Sebelum Senegal menumbangkan Qatar dengan skor 3-1 di laga kedua Grup A Piala Dunia 2022 (25/11/2022), mungkin tak banyak yang tahu siapa itu Boulaye Dia.

Namun, satu golnya ke gawang tim tuan rumah dalam pertandingan itu, mengubah segalanya. Kini Boulaye Dia banyak mendapat sorotan di Piala Dunia 2022.

Pemain kelahiran 16 November 1996 ini menempuh jalan berliku sampai bisa merasakan panggung Piala Dunia bersama Senegal.

"Butuh waktu lama bagi saya untuk sampai ke sini, karena tiga atau empat tahun lalu saya masih bermain sebagai pemain amatir," ungkapnya, dilansir dari Marca, Selasa (29/11/2022).

"Ini adalah Piala Dunia pertama saya dan saya bangga telah mencetak gol," lanjut Boulaye Dia.

Boulaye mengungkap kisah hidupnya yang mengalami pasang surut sebelum akhirnya bisa menjadi pemain sepakbola tampil di Piala Dunia 2022.

2 dari 4 halaman

Di usia 12 tahun, ia tidak jadi ikut seleksi di St Etienne karena mobil sang ayah mogok di tengah jalan. Tiga tahun kemudian dia mencoba seleksi di Lyon, yang akhirnya ditolak. Kemudian, trial dengan klub Wales, Wrexham, tetapi gagal karena keracunan makanan.

"Saya harus meninggalkan sepak bola untuk sementara waktu, saya harus membantu keluarga saya dan saya membutuhkan penghasilan, jadi saya harus mulai bekerja," kenang pemain berusia 26 tahun ini.

"Lalu saya menjadi tukang listrik. Saya sangat suka bekerja di lokasi pembangunan, bahkan di musim dingin."

"Kemudian saya mulai dengan pekerjaan sementara: mengantarkan pesanan, menyiapkan makanan," ungkapnya.

3 dari 4 halaman

Ketika Boulaye tak lagi ingin bermain sepak bola, bos tempatnya bekerja justru memasukkannya ke Plastics Vallee FC.

Dari sana, dia pindah ke tim divisi empat, Jura Sud, klub yang berbasis di sebuah kota di Prancis timur. Di situ dia bertemu sang agen, Frederic Guerra.

Perlahan, karier profesionalnya di sepak bola mulai terlihat. Pada 2018, dia gabung Reims II dan Reims.

"Dia datang dari jalanan, dia lebih lapar dari yang lain," kata Guerra kepada Il Mattino, mengomentari perihal Boulaye Dia.

Meninggalkan Reims untuk bergabung Villareal di awal musim 2021, pemain kelahiran Prancis ini lalu dipinjamkan ke Salernitana permanen pada awal musim ini dengan opsi pembelian permanen.

Dia lantas mendapat satu tempat di skuad Senegal untuk Piala Dunia 2022. Ini berarti dia hanya membutuhkan waktu dua tahun sejak kali pertama mendapat pemanggilan Timnas Senegal, yakni pada 2020, untuk bermain di Piala Dunia.

Hal menarik lainnya adalah perihal keputusan Boulaye Dia membela Senegal, kendati ia merupakan kelahiran Prancis.

4 dari 4 halaman

Keputusan tersebut datang karena ia memang memiliki darah Senegal. Kedua orang tuanya berasal dari Senegal. Sang ayah, pernah menjadi pemain amatir di negara asal sebelum memboyong keluarganya pindah ke Prancis demi kehidupan yang lebih baik.

"Ini negara orang tua saya dan juga negara saya, saya bangga mengenakan jersey ini," ujarnya.

Gol di Piala Dunia makin melengkapi keberuntungan Boulaye Dia. Dari tukang listrik, pengantar makanan, dapat klub mapan, dipanggil timnas senior, menjuarai Piala Afrika 2022, lolos kualifikasi ke Piala Dunia, dan kini babak 16 besar Piala Dunia 2022 hanya 'terpisah" oleh Ekuador, Boulaye Dia menjalani hidup yang penuh liku. [eko]

Baca juga:
Bak Hotel, Begini Penampakan Tempat Tinggal Orang Miskin di Qatar
Daftar Tim Tidak Lolos Babak 16 Besar Piala Dunia 2022
Daftar Tim Sudah Lolos Babak 16 Besar Piala Dunia
Piala Dunia 2022: Kocak! Pelatih Ghana Ajak Selfie Son Heung-min saat Nangis
Koordinasi dengan FIFA, Nex Parabola Bakal Peringatkan Sejumlah TV Satelit Asing
Jelang Iran vs Amerika Serikat: Tyler Adams 'Saling Serang' dengan Wartawan

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini