Ketika Budi Sudarsono Menumpahkan Kerinduan Bersama Para Pemain Belia di Kampung

Senin, 3 Mei 2021 11:21 Repoter : Redaksi Bola.com
Ketika Budi Sudarsono Menumpahkan Kerinduan Bersama Para Pemain Belia di Kampung Mantan pemain Persik Kediri, Budi Sudarsono. (Bola.com/Gatot Susetyo)

Merdeka.com - Bola.com, Kediri - Nama Budi Sudarsono telah kondang di Indonesia berkat prestasinya saat berbaju Timnas Indonesia maupun di beberapa klub yang pernah dibelanya.

Keharuman mantan pemain berjuluk Si Phyton ini juga tercium kuat di Kediri. Terutama desa sekitar tempat kelahirannya di Kapas, Kunjang, Kabupaten Kediri.

Saat mudik di kampungnya menjelang Hari Raya Idul Fitri saat ini, Budi Sudarsono menyempatkan menyambangi SSB Alcatraz. SSB ini milik Sunu Candra, mantan pemain Persitara pada 1997, yang juga sahabat Budi Sudarsono.

"Budi Sudarsono patut jadi panutan pemain-pemain muda. Karakternya baik dan ibadahnya kuat. Jadi Budi sosok yang lengkap. Sukses jadi pesepakbola profesional dan religius. Terima kasih, Budi tetap ingat dengan kami," kata Sunu Candra.

Eks striker Persik dan Persija ini juga sempat memberi wejangan pemain muda Alcatraz.

"Kalau bercita-cita ingin jadi pesepak bola jangan tanggung-tanggung. Sejak muda harus serius berlatih dan meningkatkan kualitas individu," ujar Budi Sudarsono.

Pesan Khusus

ketika budi sudarsono menumpahkan kerinduan bersama para pemain belia di kampung
Budi Sudarsono saat menyambangi siswa SSB Alcatraz di Desa Kapas, Kunjang, Kabupaten Kediri. (Bola.com/Gatot Susetyo)

Selain latihan fisik dan teknik, Budi Sudarsono juga mengingatkan agar pemain patuh kepada pelatih.

"Pelatih berperan besar menjadikan seorang pemain sukses. Makanya, kalian (pemain) harus respek dan patuh kepada pelatih," ujarnya.

Menurut Budi Sudarsono pemain harus memiliki perilaku baik dan santun. "Jika kalian jadi pemain hebat, tapi tak punya attitude bagus akan sia-sia," ucapnya.

Pemain yang dijuluki Budigol oleh Persikmania ini teringat masa kecilnya bermain bola di lapangan desa.

"Lapangan di desa sekarang bagus-bagus. Jaman saya dulu lapangannya jelek dan tidak rata. Tapi saya juga tak putus asa untuk terus berlatih," ungkapnya.

Video

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini