Insiden mati lampu tak jadi alasan kekalahan Timnas U-19

Jumat, 13 Juli 2018 06:34 Sumber :
Indra Sjafri (c) Mustopa El Abdy

Merdeka.com - Pelatih Timnas U-19, Indra Sjafri tak mau mencari-cari alasan di balik kekalahan Indonesia atas Malaysia pada babak semifinal Piala AFF U-19, Kamis (12/7) malam. Termasuk kaitannya dengan insiden mati lampu yang terjadi sebelum babak adu penalti.

Indra Sjafri memang sempat terkejut atas insiden tersebut karena terjadi pada laga yang cukup krusial. Namun meski adu penalti dilaksanakan sebelum lampu stadion menyala normal, Indra tak mau menjadikannya sebagai sebuah alasan.

"Kita gak menyangka juga lampu kok bisa mati, tadi kan memang harusnya ditunggu waktu normal," ungkap Indra Sjafri usai pertandingan.

"Tapi kan dua-duanya juga merasakan, jadi gak terlalu menjadi alasan," tegas mantan juru taktik Bali United ini menambahkan.

Menurut Indra, kemungkinan terjadinya adu penalti sebenarnya sudah diantisipasi dari awal, ia bahkan sudah mempersiapkan dalam setiap latihan. Indra juga telah menunjuk siapa saja algojonya.

Hanya saja, ia menganggap takdir berkata lain, sebab beberapa pemain yang dijagokan sebagai eksekutor handal justru gagal melaksanakan tugasnya dengan baik.

"Penalti kita sudah siapin, hampir setiap hari kita ada latihan penalti. Bahkan kita sengaja tadi masukin Lutfi karena memang Lutfi setiap latihan masuk," jelas Indra.

"Tadi yang saya khawatirkan sebenarnya Todd. Todd sebenarnya gak meyakinkan kalau di latihan, tapi karena tingkat kepercayaan dirinya tinggi dalam situasi begitu, saya kasih Todd," imbuhnya.

"Firza yang setiap latihan gol terus, [justru tidak masuk]. Tapi ya ini sudah takdir, kita sudah terhenti, tidak masuk final," pungkas Indra pasrah. (top/pra)

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Sumber: Bola.net

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini