Fakta-fakta pertandingan Indonesia vs Vietnam

Kamis, 8 Desember 2016 07:36 Reporter : Yulistyo Pratomo
Fakta-fakta pertandingan Indonesia vs Vietnam Timnas Indonesia vs Vietnam. ©AFP PHOTO/HOANG DINH NAM

Merdeka.com - Skuat Tim Nasional Indonesia berhasil lolos ke babak Final Piala ASEAN Football Federations (AFF) Suzuki 2016. Keberhasilan ini tak lepas dari ketangguhan Boaz Salossa dan kawan-kawan menahan imbang pasukan Vietnam dengan skor 2-2.

Pertandingan berjalan sangat dramatis sepanjang 120 menit. Indonesia sempat unggul di menit ke-54 melalui gol dicetak Stefano Lilipaly. Gol ini terjadi ditengah tekanan Vietnam yang terus menguasai jalannya pertandingan dan berkali-kali mengancam gawang yang dijaga kiper Kurnia Meiga.

Rupanya, gol Lilipaly membuat Vietnam semakin membabi buta untuk menaklukkan barisan pertahanan Indonesia. Hasilnya, dua pemain mereka yakni Van Thanh Vu dan Minh Tuan Vu berhasil mencetak gol balasan pada menit ke-83 dan 93.

Pertandingan terpaksa dilanjutkan dengan babak perpanjangan waktu mengingat aggregate antara Indonesia dan Vietnam imbang. Indonesia berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui tendangan penalti. Manahati Lestusen berhasil menjalankan tugasnya sebagai eksekutor.

Dengan hasil seri tersebut, Indonesia dinyatakan lolos ke babak selanjutnya. Di babak final nanti, Indonesia menunggu pemenang antara Thailand dan Myanmar yang berlangsung hari ini.

Jalannya pertandingan ini berlangsung sangat dramatis, berikut beberapa data dan fakta yang terjadi di tengah lapangan:

1. Vietnam kuasai pertandingan

Sepanjang pertandingan, Vietnam mendominasi permainan dengan menguasai ball possession hingga 74 persen. Tim besutan Nguyen Huu Thang itu mengancam gawang Skuat Garuda hingga.

Hal itu terlihat sejak babak pertama, di mana anak asuhan Alfred Riedl dipaksa bermain di wilayah sendiri.

Selama itu pula, pemain Vietnam berhasil memanfaatkan kesalahan umpan yang dilakukan Boaz Salossa dan kawan-kawan, mencuri bola serta memanfaatkan tindakan barisan pertanahan Indonesia yang langsung membuang bola saat diserang.

2. Vietnam lepaskan 28 tendangan ke gawang Indonesia

Saking banyaknya penguasaan bola yang dilakukan Le Cong Vinh dan kawan, mereka berhasil melesakkan sejumlah tendangan. Berdasarkan statistik, tembakan yang dilepaskan tim Vietnam mencapai 28 kali.

Dari jumlah itu, tujuh di antaranya mengarah langsung ke arah gawang yang dijaga Kurnia Meiga. Di mana dua di antaranya menghasilkan dua gol.

Berebda dengan Vietnam, Indonesia hanya erhasil melepaskan tujuh tembakan, dua di antaranya langsung berbuah gol. Masing-masing oleh Stefano Lilipaly dan Manahati Lestusen.

3. Empat kartu bagi kedua tim

Sama-sama bermimpi melaju ke Final, kedua tim bertarung sangat keras agar bisa mencetak gol ke gawang lawan. Alhasil, terjadi banyak pelanggaran yang terjadi.

Tim Indonesia benar-benar dibuat bekerja keras untuk mempertahankan lini pertahanan. Alhasil, skuat Garuda sampai melakukan 19 pelanggaran demi menyetop pergerakan para pemain Vietnam.

Meski begitu, Andik Vermansyah dan kawan-kawan mendapatkan tiga kartu kuning. Sedangkan Vietnam mendapat satu kartu merah.

4. Bek dijadikan kiper pengganti

Dalam pertandingan itu, Vietnam terpaksa merelakan salah satu pemainnya karena diberi kartu merah oleh wasit. Alhasil, mereka harus bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ke-75.

Kartu merah diberikan kepada kiper Vietnam Tran Nguyen Manh. Dia diusir keluar lapangan akibat memberikan perlakuan kasar kepada wasit.

Gara-gara itu, posisi kiper terpaksa dipegang salah satu bek mereka, yakni Que Ngoc Hai. Hal itu dilakukan karena jumlah pergantian pemain yang dimiliki Vietnam sudah habis. [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini