Emiliano Sala Dipastikan Tewas, Proses Pencarian Minta Diteruskan

Selasa, 12 Februari 2019 07:21
Emiliano Sala Dipastikan Tewas, Proses Pencarian Minta Diteruskan Striker baru Cardiff City, Emiliano Sala, dikabarkan berada di dalam pesawat yang hilang kontak di wilayah Alderney, Senin (21/1/2019). (AFP/Sebastien Salom Gomis)

Merdeka.com - Liputan6.com, Jakarta Pemain Cardiff City, Emiliano Sala dipastikan tewas dalam kecelakaanpesawat yang terjadi pada 21 Januari lalu.Jenazah pria asal Argentinatersebut ditemukan di antara puing pesawat yang terdeteksitim pencari independen di dasar laut Selat Inggris,belum lama ini.

Namun tidak demikian dengan pilot, David Ibbotson. Pria berusia 60 tahun tersebut masih belum ditemukan. Pihak keluarga pun mengajukan agar proses pencarian tetap dilanjutkan.

Seperti dilansir Metro.co.uk, Danielle Ibboston, telah bergerak menggalang dana. Dari 300 ribu pound sterling yang dibutuhkan,sudah terkumpullebih dari 100 ribu pound sterling.

"Tolong bawa pulang Ibboston dan beri perlakuan layak padanya," tulis pihak keluarga.

Seruan ini telah menggugah hati pemain PSG, Kylian Mbappe dan menyumbang sebesar 26.267 pound sterling. Sementara, Gary Lineker menyumbang 100 ribu pound sterling.

"Sebagai sebuah keluarga, kami bersandar pada kebaikan hati orang-orang untuk membantu menggalang dana demi membantu kami menemukan ayah, suami, dan anak tercinta."

Emiliano Saladan Ibbotson mengalami kecelakaan saat dalam perjalanan dari Nantes ke Cardiff. Saat itu, pemain berusia 28tahun tersebut barusaja menghadiri pesta perpisahan dengan rekan-rekannya setelahdia resmi menandatangi kontrak dengan Cardiff City.

Namun keduanya tidakpernah sampai ketempat tujuan. Pesawat carteran itu hilang kontak saat melintas di atas Selat Inggris. Cuaca buruk dan kondisi pesawat yang tidak siap terbang diduga sebagai penyebab kecelakaan, tapi masih dalam proses penyelidikan hingga saat ini.

Pencarian Tidak Mudah

Proses pencarian terhadappesawatyang mengangkut EmilianoSala tidak berjalan mudah. Setelah otoritas Inggris dan Prancis menghentikannya setelah, pihak keluarga memutuskan untuk melakukannya secara independen dengan dana swadayakeluarga dan kerabat dekat.

Menggunakan kapal khusus, proses pencarian akhirnya menemukanlokasi kecelakaan Minggu lalu. Kapal selam mini yang dikendalikan dari jarak jauh (ROV) jugaberhasilmerekam puing-puing pesawat nahas tersebut di dasar laut Selat Inggris.

ROV memang gagal mengevakuasi temuan itu. Namunkendaraan tersebut berhasil mengangkat jenazahdari dalamnya dan membawanya ke tim forensik di Portland.

Pihak kepolisian kemudian memastika bahwa jenazah itu milik Emiliano Sala.

Saksikan juga video menarik di bawah ini:

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini