Atep ingin Persib tetap jadi klub profesional

Kamis, 5 November 2015 13:54 Reporter : Pangeran Aditya Perkasa
Atep ingin Persib tetap jadi klub profesional Persib juara Piala Presiden. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Meski menjalani latihan tanpa pasukan yang lengkap, gelandang Persib Bandung Atep, mengatakan timnya tetap percaya diri. Namun dia enggan berbicara soal target tim Maung Bandung untuk mengarungi turnamen Piala Jenderal Sudirman (PJS).

"Tidak mengecilkan teman-teman yang ada di sini, kalau dibilang pede ya tetap pede tapi jangan bicara target, jalan saja dulu. Karena kita tahu kalau sudah target otomatis membuat tim juga harus benar-benar utuh," kata Atep di Mess Persib, Kota Bandung, Kamis (5/11).

Pemilik nomor punggung 7 ini menegaskan, tidak mudah bagi timnya untuk mempertahankan gelar juara apabila hanya melakukan persiapan seadanya. Sebab, menjelang kick off PJS, latihan masih hanya diikuti oleh 20 pemain yang terdiri dari 11 pemain Persib, 9 pemain tambahan.

"Buat saya sih sulit ya karena saya di sini sebagai kapten, mempertahankan gelar itu sangat berat ya. Dan mempertahankan tidak hanya kita bermodal mental, tidak hanya bermodalkan sebagai tim juara," jelasnya.

Atep mengungkapkan, pihak manajemen hanya menginstruksikan agar Persib sekedar ikut berpartisipasi dalam PJS. Namun baginya di setiap turnamen yang diikuti, nama besar Persib tetap menjadi taruhannya.

"Kalaupun dari pihak manajemen katanya kita hanya sekedar ikut, hanya partisipasi. Ya bisa saja tapi buat kami tidak bisa seperti ini, tim besar seperti Persib ya nama yang jadi taruhannya apalagi statusnya kan kita juara," ungkapnya.

Pemain asal Cianjur ini tetap ingin ada kejelasan soal kontrak dari manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB). Dengan begitu, kata dia, Persib pun bisa tetap menjaga imej sebagai klub profesional.

"Kita menginginkan ada kejelasan kontrak, karena kalau itu sedikitnya menjamin kita lah walaupun ada nanti sesuatu. Saat hak-hak kita yang tidak dipenuhi oleh PT (PBB), kami bisa memperjuangkannya, walaupun sampai saat ini masalah besarnya tidak terjadi," jelasnya.

"Tapi kami ingin mengantisipasi kalau diikat kontrak jelas ada tim, tapi kalau tidak dikontrak jatuhnya kan seperti tim Tarkam, jadi kami ingin tim ini dibungkus dengan profesional yang tinggi," tuturnya menambahkan. [frh]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini