Walau Masih Masa Pandemi COVID-19, Penting untuk Tetap Periksa Kesehatan Gigi

Kamis, 7 Oktober 2021 16:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Walau Masih Masa Pandemi COVID-19, Penting untuk Tetap Periksa Kesehatan Gigi Peringatan Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Sedunia. ©2018 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Salah satu masalah kesehatan yang kerap diremehkan namun sangat menyebalkan adalah sakit gigi. Sayangnya, masa pandemi COVId-19 yang terjadi selama hampir dua tahun ini membuat banyak orang menjadi takut dan enggan ke dokter gigi.

Adanya pedoman pelayanan kedokteran gigi selama pandemi COVID-19 yang dikeluarkan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) membuat masyarakat tidak perlu merasa cemas untuk memeriksakan gigi sekarang.

Masyarakat tetap dapat mengakses pelayanan kesehatan gigi dan mulut dengan menerapkan aturan ketat untuk mengurangi risiko penularan virus Corona penyebab COVID-19 saat pemeriksaan atau tindakan.

Dokter spesialis konservasi gigi, drg Rio Suryantoro SpKG, menyarankan agar masyarakat untuk tetap melakukan pemeriksaan ke dokter gigi secara teratur walau masih pandemi COVID-19.

Jangan biarkan permasalahan pada gigi dan mulut Anda menjadi buruk dan menyebabkan perluasan infeksi ke organ lain.

"Mau masa pandemi, dokter gigi itu sudah punya panduan-panduan untuk bekerja melayani masyarakat. Jangan sampai kondisi kepenyakitan yang sudah ada sekarang malah menjadi buruk menyebabkan perluasan infeksi dan mengganggu organ lain," kata drg. Rio beberapa waktu lalu.

"Jika Anda masih ragu, coba tanyakan dulu ke help care provider-nya akan protokol kesehatan yang dijalankan di dokter gigi tersebut agar lebih yakin," jelas Rio.

2 dari 2 halaman

Pertolongan Pertama Saat Gigi Sakit

Rio, menjelaskan, di seluruh bagian tubuh manusia terdapat banyak bakteri yang sebagian besar tidak berbahaya, begitu pula di dalam mulut. Keadaan mulut dan gigi yang sehat dapat membantu mencegah bakteri berkembang secara berlebihan dan mengurangi risiko terbentuknya plak dan karang gigi.

Menggosok gigi dan menggunakan benang gigi secara teratur sangat mendukung terciptanya kondisi mulut yang sehat.

Keadaan mulut dan gigi yang tidak terawat memberikan bakteri di dalam mulut keleluasaan untuk berkembang biak, sehingga memungkinkan terjadinya penyakit gusi dan kerusakan gigi.

Dokter gigi sebenarnya merupakan tindakan medik operatif. Tindakan pembedahan kepada pasien yang menggunakan pembiusan lokal atau tanpa pembiusan. Ketika Anda mengalami infeksi gigi, segeralah ke dokter gigi.

Akan tetapi tidak selalu orang dapat langsung ke dokter gigi saat infeksi baru terjadi. Terkadang kita harus membuat janji temu, yang di mana mengharuskan kita memberikan pertolongan pertama terhadap infeksi itu terlebih dahulu.

Menurut Rio, cara paling ampuh dalam menangani rasa sakit pada gigi adalah membersihkan area tersebut dari siswa makanan yang biasa menyebabkan infeksi. Selain itu, bisa juga konsumsi obat pereda nyeri serta segera konsultasi dengan dokter.

Reporter: Lianna Leticia
Sumber: Liputan.com [RWP]

Baca juga:
Masalah Gigi Berlubang Ternyata Bisa Pengaruhi Penyakit Jantung
Ketahui Pentingnya Peran Orangtua dalam Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Anak
Mengunyah Makanan Hanya pada Satu Sisi Mulut Bisa Timbulkan Sejumlah Masalah
Bruxism adalah Kebiasaan yang Bisa Muncul Tanpa Sengaja Akibat Stres
Lebih Baik Mana, Menyikat Gigi Sebelum atau Sesudah Sarapan?
Penelitian Membuktikan Risiko Penyebaran COVID-19 Sangat Kecil di Dokter Gigi

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini