Vitamin C, antioksidan terhebat bisa berantas semua virus

Selasa, 5 Agustus 2014 12:38 Reporter : Kun Sila Ananda
Vitamin C, antioksidan terhebat bisa berantas semua virus Ilustrasi jeruk. Shutterstock/sanse293

Merdeka.com - Siapa yang tak tahu manfaat kesehatan dari vitamin C. Namun baru-baru ini peneliti menemukan salah satu kehebatan dari vitamin C. Vitamin C ternyata mengandung antioksidan paling kuat dan paling efisien untuk membunuh semua jenis virus yang dihadapinya.

Tubuh manusia membutuhkan vitamin C yang didapatkan dari makanan. Hal ini karena tubuh manusia tak bisa memproduksi vitamin C secara alami. Vitamin C juga tidak disimpan dalam tubuh sehingga tubuh membutuhkan asupan vitamin C secara teratur untuk menjaga kesehatannya. Kekurangan vitamin C bisa memicu rasa sakit, nyeri, gusi berdarah, kelelahan, pilek, dan flu. Lantas, bagaimana vitamin C bisa melindungi tubuh dari berbagai infeksi dan virus?

Caranya sebenarnya sangat sederhana. Ketika tubuh mengalami infeksi, virus dan zat beracun akan mengambil elektron dari sel untuk membuatnya 'sakit'. Vitamin C secara alami tertarik pada sel yang sudah kehilangan elektronnya dan memberikan elektron baru pada sel tersebut. Hal ini kemudian akan menetralisir efek virus, zat beracun, dan infeksi terhadap sel, seperti dilansir oleh Daily Health Post (04/08).

Dengan tingkat antioksidan yang sehat dan konsisten, sel yang berbahaya akan ternetralisir dan tidak membuat kita sakit. Sel yang mengalami peradangan biasanya adalah penyebab segala jenis penyakit serius yang dialami oleh manusia. Vitamin C tak hanya bisa mengatasi berbagai macam virus, penelitian juga menemukan bahwa vitamin C juga bisa mencegah kanker dan penyakit jantung pada manusia.

Orang dewasa disarankan untuk mengonsumsi 75 - 90 mg vitamin C setiap hari. Anda bisa mendapatkannya melalui makanan seperti buah berry, buah-buahan sitrus, kiwi, brokoli, bayam, tomat, dan pepaya. Meski vitamin C baik untuk tubuh, namun sebaiknya jangan mengonsumsinya secara berlebihan. Batasi konsumsi vitamin C hingga 2000 mg per hari. [kun]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini