Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Triggerfish, lensa kontak khusus penderita glaukoma

Triggerfish, lensa kontak khusus penderita glaukoma Ilustrasi memakai lensa kontak. ©Shutterstock.com/Vladimir Sazonov

Merdeka.com - Orang yang memiliki glaukoma bisa dibantu dengan sebuah alat elektrik yang akan mengontrol kondisi mereka melalui antena kecil.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan di University of California, San Diego, peneliti mengamati 40 pasien yang menggunakan alat bernama Triggerfish ini. Sekitar 36 dari 40 kaus, Triggerfish terbukti mampu memberikan laporan mengenai kondisi pasien glaukoma.

Glaukoma terjadi karena adanya tekanan yang tinggi dalam mata (tekanan intraokular atau TIO). Tingkat TIO ini bervariasi pada siang hari, sehingga cara pemeriksaan biasa yang dilakukan adalah melalui pemeriksaan IOP selama 24 jam di laboratorium. Meski begitu, hasil yang didapatkan tidak bisa diandalkan dalam mengukur tekanan IOP selama tidur.

Dengan menggunakan Triggerfish yang memiliki dua alat pengukur kecil, tekanan IOP pada mata akan bisa diketahui melalui antena kecil yang terpasang pada kulit di sekitar mata. Setelah itu, antena akan melanjutkan informasi pada alat penyimpan data yang dipakai pasien di pinggang.

Pemantauan yang lebih sensitif menggunakan alat ini akan membantu dokter untuk memberikan perawatan pada tiap pasien.

"Penelitian ini menunjukkan bahwa lensa kontak adalah alat yang aman dan bisa ditoleransi dengan baik untuk penggunaan pada pasien glaukoma," kata peneliti, seperti dilansir oleh Thirdage.com (15/08). (mdk/kun)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP