Tips Agar Tidak Mudah Sakit di Tengah Musim Hujan pada Masa Pandemi

Jumat, 19 November 2021 09:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Tips Agar Tidak Mudah Sakit di Tengah Musim Hujan pada Masa Pandemi Ilustrasi kehujanan. ©shutterstock.com/Yuri Arcurs

Merdeka.com - Meningkatnya curah hujan beberapa waktu belakangan menyebabkan perubahan cuaca. Jika tidak berhati-hati, kondisi ini bisa rentan membuat seseorang mudah sakit.

Memasuki musim hujan, orang harus lebih memperhatikan kondisi tubuh agar tidak mudah sakit, kata spesialis penyakit dalam konsultan alergi imunologi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof. Dr. dr. Iris Rengganis, SpPD, K-AI, FINASIM.

"Sistem imun bisa saja menurun karena kondisi cuaca. Makanya banyak orang yang pada musim hujan itu jadi lebih mudah sakit apalagi jika punya alergi," kata Iris beberapa waktu lalu dilansir dari Antara.

Dalam menjaga daya tahan tubuh, lanjut dia, konsumsi makanan harus benar-benar diperhatikan. Terutama bagi para pekerja yang sudah bekerja di kantor atau Work From Office (WFO) dan anak-anak yang sudah menjalani kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) di tengah pandemi, pastikan agar tidak jajan sembarangan di tempat umum.

Iris melanjutkan, mengonsumsi jahe saat musim hujan di tengah pandemi sangat baik untuk tubuh. Selain itu, vitamin A, B, C, D, dan E juga tak kalah penting karena memiliki khasiat yang baik untuk menjaga daya tahan tubuh..

"Jahe boleh karena hangat, ya. Di dunia kedokteran juga sangat bagus. Di samping itu, vitamin A, B, C, D, dan E, itu harus kita konsumsi," katanya.

2 dari 2 halaman

Makanan Sumber Vitamin

Lebih lanjut, Iris menjelaskan bahwa ada banyak yang makanan yang menjadi sumber vitamin C misalnya pepaya, stroberi, mangga, jeruk, dan kiwi.

Kemudian, vitamin A bisa didapatkan dari sumber hewani seperti hati sapi, keju, mentega, dan sumber nabati seperti wortel, paprika merah, ubi jalar, dan bayam. Adapun vitamin B bisa didapatkan dari telur, ikan, sayuran, dan daging, sedangkan vitamin D dengan berjemur di bawah sinar matahari pagi.

"Tapi kalau musim hujan kan enggak bisa berjemur. Jadi, sebaiknya kita konsumsi vitamin D dari luar, misalnya ikan tuna," kata Iris.

Sementara itu, vitamin E yang berperan sebagai antioksidan bisa didapatkan dengan mengonsumsi kacang-kacangan.

Selain mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang, Iris juga menyarankan untuk tidur cukup delapan jam sehari, mengelola stres, dan aktif bergerak dengan olahraga secara teratur.

"Kalau musim hujan ya olahraganya di rumah, misalnya senam sendirian. Kemudian minum air putih dua liter sehari, kalau mandi ya mandi air hangat, makan dan minum yang hangat," tandasnya.

Baca juga:
Ketahui Seberapa Sering Popok Anak Harus Diganti
Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Merawat Kulit Bayi yang Baru Lahir
Kenali Perbedaan Adanya Nyeri Kronik dan Akut pada Lansia

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini