Terapkan 3K untuk Mengurangi Potensi Stres pada Masa Pandemi COVID-19

Jumat, 20 November 2020 08:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Terapkan 3K untuk Mengurangi Potensi Stres pada Masa Pandemi COVID-19 Ilustrasi stres. Shutterstock/luxorphoto

Merdeka.com - Salah satu masalah yang rentan dialami oleh semua orang pada masa pandemi COVID-19 adalah tingginya jumlah kasus stres. Penting mencari cara agar stres ini tidak terus terjadi terutama memuncak pada kondisi seperti ini.

Sebagai upaya mengurangi potensi kena stress psikolog klinis anak dari Universitas Indonesia (UI) Edward Andriyanto Sutardhio memperkenalkan 3K.

“Sebenarnya 3K digunakan untuk mengurangi potensi seseorang terkena stres. Jadi memperkecil penyebab stresnya,” ujar Edward dalam webinar Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA).

3K merupakan singkatan dari kaji informasi, kelola emosi, dan kembangkan sumber daya.

Kaji Informasi

“Kaji informasi yang masuk, jadi informasi yang masuk itu informasi yang benar bukan hoaks,” jelas Edward.

Informasi yang benar bisa didapat langsung dari pernyataan pemerintah atau dari media yang dapat dipercaya. Kaji informasi tidak hanya terkait penambahan kasus, lanjutnya, namun baca pula informasi-informasi yang positif.

Misal, penambahan kasus sembuh yang tinggi, kemungkinan besar untuk sembuh, dan hal-hal positif yang bisa dilakukan di rumah seperti kesempatan melakukan pelatihan secara virtual dengan gratis.

“Hal-hal positif ini yang harus dimiliki setiap orang, tidak hanya anak tapi seluruh anggota keluarga. Informasi positif membangun seseorang untuk mendapatkan emosi yang positif pula,” terangnya.

Baca Selanjutnya: Kelola Emosi...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini