Teh Bubble Tengah Naik Daun, Kenali Kandungan Nutrisi di Dalamnya

Selasa, 4 Februari 2020 13:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Teh Bubble Tengah Naik Daun, Kenali Kandungan Nutrisi di Dalamnya Ilustrasi bubble tea. ©Shutterstock

Merdeka.com - Teh merupakan salah satu minuman populer yang terkenal dengan manfaat kesehatannya. Minuman ini memiliki berbagai bentuk dan olahan yang berbeda di seluruh dunia.

Salah satu bentuk paling anyar teh yang tengah naik daun saat ini adalah dalam bentuk teh bubble. Sayangnya, minuman yang satu ini ternyata sangat jauh dari manfaat kesehatan yang dimiliki teh.

Minuman berbentuk teh bubble ini pada awalnya muncul di Taiwan dan berkembang di seluruh dunia. Bentuk paling standard dari minuman ini adalah perpaduan antara teh dengan susu dan gula yang ditambahi oleh bubble yang terbuat dari tapioka.

Dilansir dari The Healthy, minuman satu ini jauh dari kata sehat karena mengandung banyak pemanis dan pemanis buatan. Kandungan yang ada ini membuat nilai nutrisi yang ada di dalamnya sirna.

"Bagian paling bernutrisi dari teh bubble adalah pada keberadaan tehnya," terang Hillary Cecere, RD, dari Red Bank, New Jersey.

"Sayangnya untuk mendapat manfaat dari teh ini, teh bubble bukan pilihan yang sehat," sambungnya.

1 dari 2 halaman

Mutiara di Dalam Teh Bubble

Hal yang menonjol dari teh bubble ini adalah keberadaan pearls yang sekilas mirip grendul pada minuman. Pearls atau mutiara ini terbuat dari tepung tapioka yang sarat karbohidrat namun bukan yang dibutuhkan tubuh.

Ketika pearls ini dimasak, maka dampak buruknya bakal meningkat. Pasalnya, mereka biasanya dimasak di air panas dengan tambahan gula sehingga memiliki kadar kalori yang tinggi.

Secara garis besar, teh bubble dengan ukuran gelas 16 oz biasanya mengandung 400 kalori di dalamnya. Jumlah ini bakal semakin meningkat ketika diberi berbagai tambahan yang membuat minuman itu semakin manis namun tak baik bagi tubuh.

2 dari 2 halaman

Teh Bubble Tetap Boleh Dikonsumsi, Asal...

Walau tak banyak memiliki nilai nutrisi, kamu juga tak perlu untuk segera menyingkirkan minuman ini. Kamu tetap bisa meminumnya hanya saja dalam jumlah yang tak terlalu banyak.

"Jika kamu sangat menyukai teh bubble, jangan menghilangkannya secara sepenuhnya, namun ubah agar dapat mengurangi kalori dan konsumsi pada waktu tertentu," terang Cecere.

Agar lebih sehat, dia menyarankan untuk menggunakan susu rendah lemak, santan tanpa pemanis, atau susu almond untuk membatasi kalori dan lemak. Selain itu, batasi juga penggunaan pearls pada minumanmu dan jangan menambah gula ke dalamnya. [RWP]

Baca juga:
Demi Pertumbuhan, Begini Cara Agar Anak Terbiasa Makan Sayur dan Buah
Demi Otak yang Cerdas, Konsumsi Suplemen Omega-3 Saja Tidak Cukup
Bagi Anak di Masa Pertumbuhan, Pola Makan Vegan dan Vegetarian Tak Cocok Diterapkan

Topik berita Terkait:
  1. Fakta Kesehatan
  2. Nutrisi
  3. Kesehatan
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini