Stres Akibat Pandemi COVID-19 Bisa Sebabkan Terjadinya Disfungsi Seksual

Sabtu, 24 Oktober 2020 07:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Stres Akibat Pandemi COVID-19 Bisa Sebabkan Terjadinya Disfungsi Seksual Ilustrasi disfungsi seksual. ©Shutterstock.com/ Karlova Irina

Merdeka.com - Kondisi yang terjadi selama pandemi COVID-19 pada saat ini bisa mengakibatkan beragam dampak kesehatan. Hal ini bisa berdampak bahkan pada kehidupan seksual seseorang.

Medical and Scientific Information Manager PT Dexa Medica dr Ratna Kumalasari mengatakan, disfungsi seksual karena stres dan lelah selama pandemi COVID-19 bisa saja dialami pria. Disfungsi seksual merupakan hambatan pada proses seksual yang meliputi gairah seksual, ereksi, senggama, dan ejakulasi.

"Di masa pandemi saat ini, besar kemungkinan pria mengalami kelelahan dan stres akibat kondisi finansial dan bisnisnya yang terdampak COVID-19," ujar Ratna beberapa waktu lalu.

Stres dan lelah dapat menjadi pemicu meningkatnya disfungsi seksual pada pria. Meski belum ada penelitian khusus di Indonesia, ada survei yang dilakukan di Inggris dan Amerika.

Bahwa terdapat peningkatan kebutuhan produk dan layanan terhadap disfungsi seksual 5 sampai 13 persen selama masa pandemi COVID-19.

"Hal ini perlu menjadi perhatian serius. Karena bagaimanapun akan memengaruhi keharmonisan rumah tangga. Sebab pria merupakan kepala keluarga," lanjut Ratna.

Baca Selanjutnya: Faktor Penghambat Fungsi Seksual...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini