Stres akibat macet bisa bikin mental terganggu

Kamis, 4 April 2013 13:05 Reporter : Rizqi Adnamazida
Stres akibat macet bisa bikin mental terganggu Ilustrasi marah. ©Shutterstock/ARENA Creative

Merdeka.com - Terjebak macet atau bertemu dengan pengemudi lain yang sembarangan menyetir di jalan memang menyebalkan. Namun stres akibat hal itu ternyata justru merugikan kita. Penelitian terbaru tepatnya menyebutkan kalau stres akibat macet mampu memicu gangguan mental.

Menurut para psikolog dalam penelitian, gangguan di jalanan setiap hari akhirnya menumpuk dan mengakibatkan masalah mental seiring bertambahnya usia.

Maka dari itu, psikolog pun menyarankan agar Anda tetap tenang meskipun terjebak macet. Bahkan peneliti menekankan kalau mengontrol stres sama pentingnya dengan kebiasaan menjalani gaya hidup sehat dan olahraga rutin.

Dengan menggunakan data dari survei nasional, peneliti menemukan kalau respon negatif terhadap sumber stres, seperti bertengkar dengan pasangan atau teman kerja, mengantre, dan terjebak macet, bisa memicu tekanan psikologis. Sehingga dalam waktu sekitar 10 tahun, seseorang terancam menderita gangguan mental.

"Terkadang kita sulit mengontrol emosi saat berada di masa-masa sulit. Padahal belajar mengurangi stres pada saat-saat seperti itu sama pentingnya dengan diet sehat dan olahraga teratur," papar peneliti Susan Charles dari University of California, sebagaimana dikutip Daily Mail.

Hasil penelitian tersebut pun dilaporkan dalam jurnal Psychological Science.



Baca juga:
Ini alasan kenapa keluarga harus makan bersama
Kekurangan hormon melatonin tingkatkan risiko diabetes
Pemanasan global, laut di Antartika malah membeku
Makan sambil nonton TV ternyata bikin gendut
'Hormon cinta' bantu penderita autis bersosialisasi [riz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini