Sisi gelap dari kecerdasan emosional

Senin, 28 Oktober 2013 16:57 Reporter : Rizqi Adnamazida
Sisi gelap dari kecerdasan emosional Ilustrasi berpikir. @Shutterstock

Merdeka.com - Sebuah penelitian terbaru dari Kyoto University menyebutkan kalau memiliki kecerdasan emosional (emotional intelligence) tinggi ternyata tidak selalu bermanfaat.

Kecerdasan emosional dianggap seperti sebuah koin yang memiliki dua sisi, bisa bersifat positif maupun negatif.

Sebagaimana dilansir dari Huffington Post, peneliti melibatkan para mahasiswa di Jepang untuk dites. Responden kemudian diperiksa kecerdasan emosionalnya. Salah satu tes dilakukan untuk mengetahui kecenderungan seseorang dalam keinginan memanipulasi.

"Kecerdasan emosional bisa jadi positif atau negatif. Namun semakin tinggi kecerdasan tersebut, semakin besar kemungkinan seseorang untuk memanipulasi yang lain," papar peneliti Yuki Nozaki.

Nozaki lalu menambahkan kalau kecerdasan emosional juga bisa meregulasi emosi seseorang untuk meraih kesuksesan personal daripada mendapatkan manfaat umum.

Hasil penelitian kemudian dilaporkan dalam jurnal PLOS ONE.

Baca juga:
Gangguan apnea tidur lebih mematikan jika diderita wanita
Kiwi, buah ampuh penangkal insomnia
Kebanyakan tidur siang tingkatkan risiko diabetes
Jangan makan 4 makanan ini sebelum tidur
5 Hal gila yang dilakukan manusia sambil tidur [riz]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Penelitian
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini