Sering Dianggap Ambeien, Ketahui Fisura Ani yang Bisa Menyebabkan BAB jadi Berdarah

Sabtu, 20 November 2021 06:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Sering Dianggap Ambeien, Ketahui Fisura Ani yang Bisa Menyebabkan BAB jadi Berdarah ilustrasi pantat gatal. ©www.medicalnewstoday.com

Merdeka.com - Selama ini, ketika buang air besar terjadi secara berdarah serta munculnya rasa perih, tudingan yang selalu muncul adalah terjadinya ambeien atau wasir. Padahal sesungguhnya masalah ini terjadi karena penyebab lain.

Kondisi yang menyebabkan rasa sakit ini biasa disebut sebagai fisura anus atau fisura ani. Masalah kesehatan ini bisa dialami oleh siapa saja pada usia berapa pun, namun lebih rentan dialami oleh balita dan dewasa paruh baya.

Masalah kesehatan ini biasanya cenderung tidak serius dan bisa diselesaikan di rumah. Walau begitu, masalah ini bisa kambuh kembali dan menyebabkan masalah.

Dilansir dari Healthline, fisura ani merupakan luka lecet kecil atau sobek di bagian anus. Sobekan di kulit ini bisa menyebabkan rasa sakit yang parah dan bahkan luka kemerahan pada saat buang air atau setelahnya.

Masalah kesehatan ini biasanya kerap terjadi ketika buang air dengan ukuran besar dan tekstur yang keras. Konstipasi kronis serta diare juga bisa melukai kulit di sekitar anus.

Walau begitu, tak semua fisura ani merupakan tanda dari pola makan kurang serat dan konstipasi. Fisura atau luka yang terjadi pada bagian lain selain bagian dalam dan tengah anus bisa jadi tanda adanya masalah kesehatan lain.

2 dari 2 halaman

Penyebab Fisura Ani

Terdapat sejumlah hal yang bisa memicu terjadinya masalah kesehatan ini. Beberapa hal yang bisa menyebabkan masalah ini adalah:

- Mengejan saat melahirkan atau saat buang air besar
- Mengalami radang usus seperti penyakit Crohn's
- Menurunnya asupan darah pada daerah anorektal
- Akibat otot spinkter anus yang terlalu tertarik
- Masuknya benda tertentu ke bagian anus

Pada sejumlah kasus, fisura ani ini juga bisa muncul akibat:

- Kanker anus
- HIV
- Tuberkulosis
- Sifilis
- Herpes [RWP]

Baca juga:
Harus Dihindari, 13 Kesalahan yang Bisa Memperparah Wasir atau Ambeien
Ketahui Seberapa Sering Popok Anak Harus Diganti
Penderita Autoimun Kulit Tak Boleh Sembarangan Menggunakan Skincare
Masalah Autoimun Bisa Menyerang Kulit, Kenali Gejala dan Risikonya
Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Merawat Kulit Bayi yang Baru Lahir

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini