Sejumlah Hal yang Penting Diketahui Saat Memberi ASI Pertama Kali

Minggu, 8 September 2019 18:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Sejumlah Hal yang Penting Diketahui Saat Memberi ASI Pertama Kali bayi baru lahir di rumah sakit thailand. ©2017 REUTERS/Athit Perawongmetha

Merdeka.com - Masa-masa bayi baru lahir, penting untuk orang tua mengetahui hal apa untuk dilakukan. Salah satunya adalah dalam pemberian Air Susu Ibu (ASI).

Semua dokter menganjurkan ibu memberikan ASI eksklusif kepada anak selama enam bulan, kemudian diteruskan hingga dua tahun atau lebih. Untuk mendukung hal tersebut, dibutuhkan penyesuaian sejak lahir.

Salah satunya dengan proses inisiasi menyusui dini (IMD). Dokter Spesialis Anak, Utami Roesli menjelaskan, setelah bayi lahir jangan langsung dipisahkan dengan ibunya.

"Begitu lahir letakkan di dada ibunya, minimal satu jam," ujar Utami di Balai Kota DKI Jakarta.

Ia mengatakan, dalam fase ini, bayi akan merangkak dengan sendirinya mencari puting ibunya untuk minum ASI. Proses ini akan sangat membantu bayi beradaptasi dan memudahkannya menyusu.

"Dada ibu yang disiapkan Allah untuk anak, bukan tempat tidur. Kalau (bayi) kedinginan dada ibu (suhunya) naik dua derajat, kalau (bayi) kepanasan turun satu derajat," kata Utami.

1 dari 3 halaman

Tunggu Hingga 55 Menit

Biasanya, bayi minimal akan menemukan puting ibunya untuk menyusu selama 55 menit. Apabila dalam waktu itu belum bisa menemukan, bantu dekatkan di area payudara tapi jangan dibantu memasukkan putingnya.

"Kalau minimal menemukan puting itu 55 menit. Kalau belum menemukan bantu, jangan dijejelin, 99 persen anak bisa nyari puting 0-99 menit. Tapi kalau di rumah sakit saya ditunggu sampai 2 jam," kata dia.

2 dari 3 halaman

Jangan Dipisahkan

Untuk itu, ia mengajak kepada semua masyarakat dan pihak rumah sakit, tidak memisahkan anak dari ibunya setelah lahir. Tempatkan langsung di dada ibu dan biarkan melakukan kontak kulit.

"Mamalia mana yang berpisah dengan anaknya yang baru lahir, cuma manusia yang begitu," ucap dia.

3 dari 3 halaman

Pentingnya Dukungan dari Keluarga

Keberhasilan ibu menyusui bukan hanya karena faktor ibu dan bayi. Tapi juga dukungan dari keluarga, khususnya suami, kakek dan nenek si bayi.

"Kegagalan ibu menyusui, kegagalan ayah. Keberhasilan ibu menyusui, keberhasilan ayah," jelas Utami.

Reporter: Muhammad Ilman Nafi'an
Sumber: Dream.co.id [RWP]

Baca juga:
Apakah Perlu Memakaikan Pelindung Telinga pada Bayi Ketika Berada di Tempat Bising?
Kenali Apa Itu Williams Syndrome, Penyakit Genetik Langka pada Anak-Anak
Amankah Jika Seorang Anak Hanya Mendapat Imunisasi yang Diwajibkan Pemerintah?

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini