Seberapa Besar Dampak Tambel Penambah Darah untuk Cegah Anemia?

Jumat, 19 Februari 2021 16:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Seberapa Besar Dampak Tambel Penambah Darah untuk Cegah Anemia? Ilustrasi Anemia. ©Shutterstock.com

Merdeka.com - Masalah anemia merupakan salah satu hal yang banyak dialami orang Indonesia. Salah satu cara mengatasinya adalah dengan mengonsumsi suplemen penambah darah.

Tablet tambah darah (TTD) dinilai pakar gizi menjadi hal yang penting untuk mencegah anemia, khususnya di masyarakat yang kekurangan dalam mengonsumsi sumber pangan hewani.

"Kalau kita sudah menerapkan gizi seimbang tidak perlu tablet tambah darah, tetapi di Indonesia itu belum seimbang, terutama sumber besi itu masih sangat rendah," kata Endang L. Achadi Guru Besar Departemen Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia.

Tablet tambah darah sendiri merupakan suplemen yang berisi zat besi dan asam folat yang berfungsi untuk membantu membentuk hemoglobin. Beberapa kelompok yang disarankan untuk mengonsumsinya adalah remaja dan wanita usia subur, calon pengantin, serta ibu hamil dan nifas.

Dalam sebuah temu media beberapa waktu lalu, Endang mengatakan bahwa bagi remaja putri yang tidak anemia, tablet tambah darah disarankan untuk diminum satu setiap pekannya, setidaknya selama setahun.

"Untuk pengobatan bagi remaja putera dan puteri yang anemia, dianjurkan untuk konsultasi ke dokter," kata Endang beberapa waktu lalu.

Baca Selanjutnya: Tablet Tambah Darah Berbahaya?...

Halaman

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Fakta Kesehatan
  3. Anemia
  4. Obat Anemia
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini