KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Sebenarnya, apa itu antioksidan?

Selasa, 13 Agustus 2013 17:56 Reporter : Rizqi Adnamazida
Ilustrasi diet. ©shutterstock.com/Yu Lan

Merdeka.com - Selama ini, para ahli kesehatan selalu menyarankan agar kita mengonsumsi makanan yang kaya akan antioksidan. Namun sebenarnya, apa itu antioksidan dan seperti apa perannya terhadap kesehatan tubuh? Simak penjelasannya seperti yang dilansir dari Huffington Post berikut ini.

Pengertian
Antioksidan adalah vitamin, mineral, atau sejenis nutrisi yang berperan dalam menjaga dan memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak akibat radikal bebas. Sementara radikal bebas itu bisa disebabkan oleh polusi, asap rokok, senyawa kimia, dan pola makan yang buruk.

Makanan
Ada banyak sekali makanan yang kaya akan antioksidan. Beberapa di antaranya adalah:

  • Beta-carotene dan carotenoid lain: bayam, ketela pohon, tomat, apricot, asparagus, bit, brokoli, labu, wortel, jagung, kale, mangga, persik, anggur merah
  • Vitamin C: paprika (merah, kuning atau hijau), strawberry, tomat, buah berry, brokoli, labu, kembang kol, grapefruit, melon, kale, jeruk, pepaya
  • Vitamin E: brokoli, wortel, paprika merah, bayam, lobak hijau, kacang, biji bunga matahari
  • Zinc atau seng: tiram, daging merah, daging unggas, buncis, kacang, makanan laut, gandum, sereal, produk susu
  • Selenium: kacang Brazil, tuna, daging iga, daging ayam, dan produk gandum


Fungsi
Berbagai penelitian menyebutkan kalau antioksidan baik bagi kesehatan, termasuk menurunkan risiko serangan kanker tertentu dan penyakit jantung. Bukan cuma itu, antioksidan berupa vitamin C dan E juga baik bagi kesehatan mata. Namun penelitian lain pernah mengklaim kalau asupan antioksidan tinggi tidak mampu meningkatkan kesempatan bagi wanita untuk cepat hamil.

Kesimpulannya, konsumsi antioksidan memang memberikan banyak manfaat kesehatan. Namun jangan jadikan nutrisi tersebut sebagai satu-satunya tumpuan untuk terhindar dari berbagai macam penyakit.

Pola makan yang sehat pun sebaiknya mematuhi aturan kaya serat, rendah kalori, rendah lemak, dan rasanya harus lezat.

Baca juga:
Kale, sayur dengan vitamin C lebih tinggi daripada jeruk
4 Nutrisi yang membuat tidur lebih nyenyak
6 Jenis vitamin yang menguatkan tulang
Konsumsi vitamin dosis tinggi bisa perpendek usia?
Mengenal kohlrabi, sayuran dengan vitamin C tinggi [riz]

Rekomendasi Pilihan

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.