Rambut Jadi Menebal ketika Hamil, Apa Penyebabnya?

Rabu, 2 September 2020 08:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Rambut Jadi Menebal ketika Hamil, Apa Penyebabnya? Ilustrasi ibu hamil. ©2012 Merdeka.com/Shutterstock/Lucky Business

Merdeka.com - Pada saat wanita tengah hamil, terdapat sejumlah perubahan fisiologis yang muncul secara kentara. Salah satu perubahan ini adalah rambut-rambut yang tumbuh lebih tebal terutama di area wajah dan perut.

"Normalnya sebelum hamil, di daerah wajah, punggung ada rambut yang biasanya halus. Saat hamil, karena peningkatan hormon estrogen mempengaruhi pertumbuhan rambut, jadi lebih tebal (terlihat jelas)," ujar dokter spesialis kulit dan kelamin Klinik Bamed, Vita Siphra Sirait beberapa waktu lalu dilansir dari Antara.

Pertumbuhan rambut terbagi dalam tiga fase, yakni anagen, fase istirahat (katagen) dan fase kerontokan (telogen). Setelah fase itu selesai, dimulailah fase pertumbuhan baru.

Ini artinya, setelah hamil seiring penurunan kadar hormon estrogen, fase pertumbuhan rambut juga akan menuju ke telogen yang ditandai rambut rontok termasuk di pipi yang awalnya terlihat tegas akan hilang. Kondisi rambut juga akan kembali seperti semula.

"Ibu hamil tidak usah khawatir ini (rambut yang terlihat tegas) tidak menetap. Mungkin ada beberapa ibu hamil yang khawatir misalnya mengganggu, karena rambut di area wajah. Mencukur (memotong) sebagian besar tidak akan meningkat jumlah rambut atau membuat rambut lebih cepat tumbuh," kata Vita.

Namun, mencukur bisa memunculkan luka pada kulit. Luka yang berulang bisa menimbulkan efek buruk pada kulit seperti iritasi. Untuk itu, Vita tidak menyarankan para wanita hamil memotong rambut yang terlihat tegas, apalagi jika tidak menganggu.

"Kalau tidak menganggu, tidak usah dicukur," tutur dia.

Baca Selanjutnya: Selain rambut perubahan juga bisa...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini