Racun tarantula berpotensi jadi obat penghilang rasa sakit

Rabu, 26 Februari 2014 15:22 Reporter : Kun Sila Ananda
Racun tarantula berpotensi jadi obat penghilang rasa sakit Tarantula. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Bicara tentang racun tarantula, semua orang pastinya membayangkan rasa sakit dan risiko kematian. Namun sebuah penelitian justru mengungkap sebaliknya. Saat ini peneliti tengah berupaya mengembangkan racun tarantula sebagai obat penghilang rasa sakit yang aman dan efektif.

Peneliti di Yale University menemukan bahwa protein khusus yang terdapat dalam racun Tarantula, dalam penelitian ini adalah tarantula jenis Peruvian green velvet, mampu menghambat aktivitas sel saraf yang mengalirkan rasa sakit. Peneliti senior, Michael Nitabach menjelaskan bahwa setelah melakukan banyak penelitian terhadap racun laba-laba, mereka menemukan satu yang berpotensi untuk berperan aktif dalam menekan rasa sakit.

Untuk penelitian yang diterbitkan dalam Current Biology ini peneliti menganalisis lebih dari 100 racun laba-laba dari spesies tarantula. Mereka melakukan tes dengan memberikan racun mereka pada "TRPA1", salah satu dari 12 titik rasa sakit pada tubuh manusia. Titik tersebut terletak pada permukaan sel saraf yang bisa merasakan sakit dan biasanya berkaitan dengan sakit saraf serta peradangan.

Nitabach juga menjelaskan bahwa mereka berharap akan menemukan variasi lain sebagai obat penghilang rasa sakit yang tak akan memberikan efek samping terhadap fungsi saraf, seperti dilansir oleh Healthy Living (24/02).

Peneliti akhirnya menemukan salah satu racun tarantula yang bisa menahan rasa sakit namun tidak mempengaruhi titik lain di permukaan sel saraf. Selanjutnya peneliti berencana untuk melanjutkan percobaan pada banyak racun tarantula yang bisa memberikan efek serupa terhadap rasa sakit. [kun]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini