Posisi Tangan yang Salah saat Bersepeda Bisa Timbulkan Cyclist's Palsy

Minggu, 21 Februari 2021 08:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Posisi Tangan yang Salah saat Bersepeda Bisa Timbulkan Cyclist's Palsy Ilustrasi bersepeda. ©2014 Merdeka.com/Shutterstock/connel

Merdeka.com - Bersepeda merupakan salah satu olahraga yang tengah populer di masa COVID-19 ini. Bersepeda ini bisa menimbulkan dampak kesehatan dan kebugaran luar biasa pada tubuh kita.

Namun, perlu diperhatikan bagaimana posisi tubuh saat bersepeda, termasuk posisi tangan. Jika posisinya tidak tepat, maka bukan tidak mungkin bisa terkena cyclist’s palsy.

Dokter spesialis bedah ortopedi sekaligus konsultan hand & microsurgery di RS Pondok Indah, dr. Oryza Satria, Sp.OT mengatakan, cyclist’s palsy merupakan kondisi munculnya rasa tidak nyaman, nyeri, hingga kesemutan pada jari manis dan kelingking akibat terlalu lama berpegangan dengan handle bar atau stang sepeda.

"Hal ini biasanya disebabkan karena ulnar nerve, saraf yang mempersarafi kelingking dan jari manis, dan melewati pergelangan tangan melalui sebuah terowongan, Guyon canal, tertekan," jelas Oryza dalam keterangan tertulis.

Oryza menjelaskan, kondisi ini disebut juga dengan Guyon canal syndrome, namun dalam kasus pesepeda, sebutannya adalah cyclist’s palsy.

Baca Selanjutnya: Sebabkan 2 Macam Gangguan...

Halaman

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Kebugaran
  3. Bugar
  4. Fakta Kesehatan
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini