Pernikahan tak bahagia bisa bahayakan jantung

Sabtu, 22 November 2014 09:31 Reporter : Kun Sila Ananda
Pernikahan tak bahagia bisa bahayakan jantung Ilustrasi Pasangan Bertengkar. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Kebahagiaan rumah tangga tak hanya berkaitan dengan kesehatan secara psikologis melainkan juga berimbas pada fisik seseorang. Sebuah penelitian terbaru mengungkap bahwa pernikahan yang tak bahagia bisa merusak kesehatan jantung. Peneliti bahkan menemukan bahwa efeknya lebih besar pada wanita.

Hasil tersebut didapatkan peneliti setelah melakukan pengamatan terhadap 1.200 pasangan menikah di Amerika Serikat selama lima tahun. Partisipan yang dilibatkan adalah yang berusia 57 sampai 58 tahun. Peneliti menemukan bahwa orang yang pasangannya terlalu banyak mengkritik dan menuntut memiliki risiko penyakit jantung yang lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang pasangannya lebih suportif.

Peneliti dari Michigan State University juga menemukan bahwa efek dari pernikahan tak bahagia terhadap penyakit jantung juga bisa meningkat bersamaan dengan bertambahnya usia. Pasangan yang sudah tua dan memiliki pernikahan yang tak bahagia berisiko lebih tinggi terkena penyakit jantung. Hal ini kemungkinan besar karena menurunnya sistem kekebalan tubuh dan kesehatan fisik yang semakin rapuh di usia senja, seperti dilansir oleh Web MD (20/11).

Wanita diketahui mengalami imbas yang lebih besar dari pernikahan yang tak bahagia dibandingkan dengan pria. Salah satu penjelasannya, menurut peneliti, karena wanita lebih mengedepankan perasaan dan lebih mudah mengalami depresi. Kaitan antara pernikahan yang buruk dengan penyakit jantung tak hanya searah. Penyakit jantung yang dialami oleh wanita juga bisa menurunkan kualitas pernikahan.

Peneliti juga mengungkap bahwa kesehatan wanita dalam pernikahan penting dalam mempengaruhi kualitas pernikahan. Sementara itu, kesehatan suami tak begitu banyak mempengaruhi pandangannya terhadap kualitas pernikahan. [kun]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini