Perawatan Kulit yang Tepat Dilakukan Seiring Bertambahnya Usia Kehamilan

Senin, 18 Mei 2020 00:40 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Perawatan Kulit yang Tepat Dilakukan Seiring Bertambahnya Usia Kehamilan Ilustrasi kulit wajah. © iStock

Merdeka.com - Pada saat kehamilan, terjadi sejumlah perubahan pada kondisi ibu hamil. Salah satu perubahan yang tampak cukup menonjol adalah pada kondisi kulit ibu hamil.

Perubahan kulit yang terjadi pada seorang ibu hamil bisa sangat drastis seiring waktu. Hal ini bakal terjadi secara berbeda-beda seiring waktu.

Fluktuasi hormon yang terjadi menyebabkan kulit mengalami perubahan terus-menerus. Itu lah mengapa pada kondisi ini kadang kulit seorang ibu menjadi berjerawat namun tak berselang lama berubah menjadi berkilau.

Dilanisr dari Real Simple, Ted Lain, MD, FAAD, pakar kesehatan kulit daru Austin, Texas, mengungkap bagaimana dan mengapa perubahan ini terjadi. Berikut cara perawatan kulit yang bisa dilakukan seiring waktu.

1 dari 3 halaman

Trimester Pertama

Menurut dr. Lain, menurunnya tingkat estrogen dan profesteron pada trimester pertama menyebabkan kelenjar minyak di kulit bekerja berlebihan. Hal ini kemudian menyebabkan keluarnya keringat secara terus-menerus dan keluarnya jerawat.

Hal lain yang mungkin terjadi adalah melasma atau chloasma yang berupa bercak hitam berpigmen yang bisa muncul di wajah dan pipi.

"Seiring meningkatnya estrogen, meningkat juga kandungan pigmen di kulit, hal ini berujung bercak gelap yang biasa muncul selama kehamilan. Sayangnya, hal ini sangat sulit dicegah dan sulit dihilangkan bahkan seelah bayi lahir," terang dr. Lain.

Untuk mencegah munculnya masalah ini, selalu gunakan tabir surya baik ketika keluar rumah. Sedangkan pada jerawat yang muncul kamu bisa menggunakan salep yang disarankan oleh dokter.

2 dari 3 halaman

Trimester Kedua dan Ketiga

Pada masa ini, kulit seorang ibu biasanya bakal terlibah lebih berkilau. Hal ini tejadi karena estrogen dan progesteron meningkat beserta aliran darah sehingga menyebabkan berumpuknya darah di pembuluh kecil pada wajah. Hal ini bisa menyebabkan kulit jadi merona, lebih terhidrasi, serta lebih montok.

Walau pada saat ini kondisi kulit jadi lebih baik, namun jangan melupakan perawatan kesehatan sama sekali. Walau begitu, sebaiknya hindari prodik yang mengandung retinol, tretinoin, serta hydroquinone yang bisa menyebabkan masalah kelahiran. Dr. Lain juga menyarangkan untuk menghindari minyak esensial karena bisa berarcun dan menyebabkan iritasi kulit.

3 dari 3 halaman

Setelah Melahirkan

Setelah melahirkan dan menyusui, kamu bisa menggunakan produk pemutih dengan licorice, vitamin c, asam kojic, kedelai, serta retinol. Jika bercak kulit masih belum hilang setelah beberapa bulan, disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter kulit.

"Penting untuk berkonsultasi dengan dokter kulit sebelum melakukan perawatan yang ekstrem sendiri," terang dr. Lain. [RWP]

Baca juga:
Ini Alasan Mengapa Ibu Hamil Disarankan Tidur Miring ke Kiri
Redakan Mual saat Hamil Muda, Menurut Kepala BKKBN, Ini Dua Hal yang Harus Dikonsumsi
Pasangan Suami Istri Disarankan Menunda Kehamilan saat Masa Pandemi
Hal yang Perlu Diketahui ketika Hamil di Masa Pandemi COVID-19
Masa Pandemi COVID-19, Rentan Terjadi Kehamilan Tak Diinginkan

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini