Penyebab terjadinya Rasa Sakit Menusuk di Perut atau 'Suduken' ketika Berlari

Minggu, 29 Agustus 2021 08:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Penyebab terjadinya Rasa Sakit Menusuk di Perut atau 'Suduken' ketika Berlari Ilustrasi Suduken. ©Deposit Photo

Merdeka.com - Salah satu masalah yang biasa muncul ketika kamu berlari adalah munculnya rasa sakit menusuk di perut. Hal ini menyebabkan kamu menjadi berlari terseok-seok sambil menahan nyeri di perut.

Bagi orang Jawa, kondisi yang terjadi ini biasa disebut sebagai 'suduken' karena rasa sakitnya yang menusuk. Hal ini merupakan rasa sakit yang biasa muncul ketika berolahraga.

Rasa sakit yang menuruk ini biasa muncul di perut bagian atas tepatnya di bawah rusuk. Hal ini biasanya terjadi usai melakukan sesi kardio yang berat atau olahraga yang cukup berat.

Kondisi ini tentu bakal sangat mengganggu dan membuatmu kesulitan untuk fokus dalam berolahraga. Kondisi ini muncul pada diri seseorang akibat beberapa hal yang terjadi di dirinya.

2 dari 3 halaman

Alasan Terjadinya Suduken

Rasa sakit di perut ini bisa disebabkan karena olahraga dan bisa dialami baik di bagian kanan maupun kiri perut. Hal ini biasa dialami pada aktivitas atletik seperti berlari, bermain basket, atau olahraga kardio.

Penyebab terjadinya hal ini hingga sekarang masih belum diketahui. Namun terdapat beberapa dugaan mengapa hal ini bisa terjadi.

Teori yang paling dipercaya adalah bahwa meningkatnya darah di hati dan limpa selama gearakan kardio yang intens menyebabkan sakit pada perut bagian samping. Teori lain menyebut bahwa sakit disebabkan oleh organ dalam ketika menarik diafragma.

Rasa sakit ini juga bisa disebabkan karena iritasi pada perut serta panggul. Pada sat ini peneliti masih mencari secara pasti penyebabnya.

3 dari 3 halaman

Cara Mengatasi Suduken

suduken

Karena penyebab pastinya yang belum diketahui, belum ada cara pasti untuk mengatasinya. Walau begitu, terdapat cara yang dipercaya bisa meringankan rasa sakitnya. Berikut beberapa cara yang bisa kamu lakukan:

- Sering beristirahat atau melambat pada saat berolahraga.
- Jangan menahan napas saat berolahraga.
- Tarik napas dalam-dalam dan lepaskan secara perlahan.
- Ketika rasa sakit di perut mulai muncul, lakukan peregangan.
- Pijat area yang sakit dengan perlahan.
- Jaga asupan air saat olahraga dan hindari minuman bersoda.
- Pastikan postur tubuh tepat ketika berolahraga.
- Jangan langsung berolahraga usai makan besar. [RWP]

Baca juga:
Tidak Cukup Air Saja, Minuman Berelektrolit Dibutuhkan saat Olahraga Intens
Saat Berolahraga Intens, Cukupkah Hanya Air Putih untuk Cegah Dehidrasi?
Berjalan 30 Menit Setiap Hari Bisa Menurunkan Risiko Kematian pada Penyintas Strok

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini