Penderita PPOK Tetap Perlu Berolahraga demi Kebugaran dan Kesehatan

Minggu, 22 November 2020 07:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Penderita PPOK Tetap Perlu Berolahraga demi Kebugaran dan Kesehatan Ilustrasi berolahraga. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Olahraga merupakan salah satu hal yang esensial dalam menjaga kebugaran. Hal ini juga penting dilakukan bahkan pada mereka yang memiliki penyakit tertentu.

Orang yang terkena penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) tak berarti harus melewatkan melakukan aktivitas fisik, menurut dokter spesialis paru dari Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Cabang Jakarta, Budhi Antariksa.

"Pasien dengan PPOK begitu beraktivitas yang dia takutkan sesak kumat. Mereka tidak mau melakukan aktivitas, cenderung duduk, diam. Akibatnya, otot-otot dalam tubuh akan terjadi pengecilan karena tidak dipakai sama sekali," terangnya dilansir dari Antara beberapa waktu lalu.

Di sisi lain, pasien yang malas beraktivitas fisik juga berisiko memiliki otot-otot dada lebih lemah dibandingkan mereka yang rajin melakukan latihan semisal latihan pernapasan.

"Juga mengakibatkan otot-otot dada tidak sekuat seperti kalau dia berlatih latihan napas, otot-ototnya bisa lebih kuat dan besar (kalau tetap latihan)," tutur Budhi.

Melakukan aktivitas fisik memang tidak akan memperbaiki kerusakan paru yang terjadi, tetapi bisa membantu meningkatkan kekuatan fisik dan kekuatan otot pernapasan pasien. Selain itu, kegiatan ini membantu mental pasien.

Baca Selanjutnya: Perlu Berkonsultasi dengan Dokter...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini