Penderita Penyakit Kronis Wajib Hindari Makanan dan Minuman Manis

Senin, 3 Oktober 2022 09:04 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Penderita Penyakit Kronis Wajib Hindari Makanan dan Minuman Manis Ilustrasi makanan manis. ©Shutterstock.com/Stokkete

Merdeka.com - Salah satu rasa yang digemari oleh hampir semua orang adalah rasa manis pada makanan dan minuman. Sayangnya, terlalu berlebihan mengonsumsinya bisa sebabkan masalah kesehatan terutama bagi mereka yang memiliki penyakit kronis seperti diabetes melitus atau kencing manis.

"Kalau sudah keburu punya gula tinggi, tentunya harus direstriksi dan diperkecil lagi jumlah (asupan gula)," kata Plt. Kepala Seksi Penyakit Tidak Menular Kesehatan Jiwa NAPZA Dinas Kesehatan DKI Jakarta dr. Ngabila Salama beberapa waktu lalu dilansir dari Antara.

Pada pasien pradiabetes atau diabetes, kata Ngabila, konsumsi makanan dan minuman manis dari gula putih, gula merah, kecap hingga gula jagung harus dikurangi. Minuman kemasan termasuk soda juga tidak boleh dikonsumsi oleh mereka dengan penyakit kronis seperti diabetes melitus.

"Soda sudah tidak boleh lagi karena gulanya sangat banyak, minuman berkemasan juga sudah tidak boleh lagi," ujar Ngabila.

Di Indonesia, ketentuan batasan asupan gula harian yang dianjurkan telah tertera dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 30 Tahun 2013 di mana konsumsi gula pada orang dewasa maksimal 50 gram atau empat sendok makan per hari untuk menghindari risiko hipertensi, stroke, diabetes, dan serangan jantung.

"Tapi untuk orang yang (berpenyakit) gula tentunya kalau bisa tidak konsumsi gula sama sekali," katanya.

2 dari 2 halaman

Jika sudah terkena penyakit menular, Ngabila menganjurkan untuk mengelolanya dengan cara memeriksa kesehatan secara rutin dan ikuti anjuran dokter, mengatasi penyakit dengan pengobatan yang tepat dan teratur.

Selain itu, disaran untuk tetap diet dengan gizi seimbang, mengupayakan aktivitas fisik secara aman serta menghindari asap rokok, alkohol dan zat karsinogenik.

Ngabila menjelaskan konsumsi gula berlebih atau kurang berdampak terhadap sistem metabolisme tubuh. Gula yang berlebihan dapat membuat berat badan mudah naik dan sulit turun, sulit berhenti makan, infeksi gigi dan gusi serta meningkatkan risiko kanker.

Lebih lanjut, konsumsi gula harian di atas batas aman bisa memicu juga risiko penyakit kardiovaskular, meningkatkan kadar gula darah yang berisiko obesitas dan diabeter melitus, serta menimbulkan risiko komplikasi jangka panjang seperti kerusakan saraf, katarak, ginjal dan infeksi kulit. [RWP]

Baca juga:
Ketahui Batas Konsumsi Gula Per Hari, Ini Jumlah Maksimalnya
Ini Penyebab Mengapa Kita Mudah Sakit saat Musim Pancaroba
Sering Konsumsi Es Teh Manis Bisa Pengaruhi Kondisi Kesehatan Jantung
Nyeri Dada Merupakan Keluhan Umum yang Dialami Pasien Serangan Jantung
Ketahui Dua Jenis Skrining untuk Deteksi Penyakit Jantung Bawaan

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Fakta Kesehatan
  3. Diabetes
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini