Penderita Diabetes dan Hipertensi Memiliki Risiko Tinggi Alami Gagal Ginjal

Minggu, 17 Maret 2019 08:35 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Penderita Diabetes dan Hipertensi Memiliki Risiko Tinggi Alami Gagal Ginjal Ilustrasi ginjal. Shutterstock/Spectral-Design

Merdeka.com - Penyakit gagal ginjal biasanya dipicu oleh dua faktor utama yaitu hipertensi dan diabetes melitus. Ketika seseorang menderita dua penyakit tersebut, maka besar peluangnya untuk mengalami gagal ginjal.

Ketua Umum PB Perhimpunan Nefrologi Indonesia (PB PERNEFRI) Aida Lydia mengatakan, hipertensi dan diabetes melitus tipe 2 jadi penyebab gagal ginjal paling banyak di Indonesia.

"Di Indonesia, pasien gagal ginjal itu lebih tinggi disebabkan hipertensi dan diabetes melitus tipe 2," kata Aida.

Data Indonesian Renal Registry tahun 2017 menunjukkan, gagal ginjal yang disebabkan hipertensi sebesar 36 persen dan diabetes melitus tipe 2 sebesar 29 persen.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Cut Putri Arianie menambahkan, ada juga faktor risiko lain penyebab gagal ginjal, yakni merokok, obesitas, alkohol, serta kurang aktivitas fisik.

Faktor tersebut lebih mudah dicegah dengan penerapan hidup sehat, rutin berolahraga, dan perbanyak makan sayur dan buah.

"Faktor risiko ini sangat mungkin dicegah. Yang pasti perubahan perilaku sehari-hari," tambah Cut.

Kasus gagal ginjal di Indonesia sendiri mengalami kenaikan. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, persentase gagal ginjal kronis sebesar 3,8 persen dengan kenaikan 1,8 persen dari tahun 2013.

Reporter: Fitri Haryanti Harsono
Sumber: Liputan6.com [RWP]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini