Pakar Kesehatan Ungkap Virus Corona Tak Lebih Berbahaya Dibanding MERS dan SARS

Senin, 27 Januari 2020 11:03 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Pakar Kesehatan Ungkap Virus Corona Tak Lebih Berbahaya Dibanding MERS dan SARS Virus Corona di Wuhan. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Kendati berbahaya dan menyebabkan kegemparan, virus corona asal Wuhan dinilai tidak masuk kategori mematikan bila dibandingkan Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan severe acute respiratory syndrome (SARS). Hal tersebut diungkapkan dokter spesialis penyakit dalam sekaligus pakar penyakit infeksi dan tropis, Erni Juwita Nelwan.

"Tidak mematikan, apalagi ini (virus corona Wuhan) bukan human coronavirus sebenarnya. Kalau human corona (MERS, SARS), rata-rata lebih agresif sehingga korban yang terpapar lebih cepat meninggal. Kalau (virus corona) yang Wuhan enggak begitu," jelas Erni saat ditemui di Kantor PB Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Center for Disease Control and Prevention (CDC), mengikuti Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), menyebut virus corona jenis baru dengan 2019-nCoV. Temuan 2019-nCoV yang bermula di Wuhan pun dilaporkan semakin banyak di negara-negara lain, seperti Korea Selatan, Jepang, Vietnam, Taiwan, Malaysia, Singapura, Hong Kong, Prancis, dan Amerika Serikat.

Disebutkan juga virus corona Wuhan biasa ditemukan pada ular dan kelelawar. Pada kasus virus corona 2019-nCoV, beberapa ilmuwan menduga kemunculannya karena mutasi virus dan perilaku kelelawar dimakan ular, kemudian ular dimakan oleh manusia.

"Ya, tidak biasanya corona ini menginfeksi manusia karena masuk kategori zoonotik atau penyakit yang biasanya menular dari hewan ke hewan. Sehingga tidak terlalu berefek besar pada manusia. Lagi pula orang-orang yang dilaporkan mengalami gejala virus corona Wuhan, misal demam dan sesak malah boleh langsung pulang, setelah diberikan obat menangani gejalanya," Erni menjelaskan.

Baca Selanjutnya: Penularan yang Sangat Cepat...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini