Oksitosin, hormon cinta yang bikin rumah tangga harmonis

Selasa, 16 Februari 2016 16:01 Reporter : Siti Rutmawati
Oksitosin, hormon  cinta  yang bikin rumah tangga harmonis Ilustrasi cinta. ©2014 Merdeka.com/Shutterstock/ AnnaElizabeth photography

Merdeka.com - Kenal oksitoksin? Ya, bisa dikatakan hormone ii lebih dikenal dengan nama hormone cinta karena merupakan kimia alami yang diyakini memiliki efek secara fisik amupun psikologis. Sebuah studi baru yang dating dari McGill University in Canada menghubungkan antara oksitoksin , wanita hamil dan keharmonisan rumah tangga.

Melansir dari medicaldaily.com, tim peneliti mengumpulkan sampel air liur dari 341 wanita hamil selama trisemester pertama, dan trisemester ketiga termasuk 7-9 minggu pasca melahirkan.

Sekitar 2,5 tahun kemudian, para peneliti menindaklanjuti dengan 188 ibu untuk melihat kehidupan pernikahan mereka. Hasilnya, mereka menemukan sekitar 90 persen wanita masih bersama pasangannya. Sedangkan tujuh orang wanita telah berpisah dengan pasangannya.

Berdasarkan analisis yang dilakukan, peneliti menemukan bahwa wanita yang memiliki kadar oksitoksin yang lebih rendah selama trisemester pertama dan beberapa minggu setelah melahirkan lebih berisiko mengalami perceraian.

Di sisi lain, peningkatan oksitoksin selama trisemester pertama memungkinkan mereka tujuh kali lebih tinggi untuk mempertahankan pernikahannya. Bahkan peningkatan oksitoksin yang dialami wanita setelah melahirkan meningkatkan kemungkinan Sembilan kali untuk mempertahankan pernikahannya.

Data ini menunjukkan bahwa tingkat oksitoksin tinggi memberikan peluang yang lebih besar untuk mempertahankan rumah tangganya. Oksitoksin sendiri memainkan peranan penting dalam ikatan ibu, menyusui, ikatan sosial, dan juga kenikmatan seksual. [SRA]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini