MPASI Tidak Bisa Diberikan Sembarangan, Ketahui 4 Syarat untuk Memberikannya

Selasa, 25 Mei 2021 08:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
MPASI Tidak Bisa Diberikan Sembarangan, Ketahui 4 Syarat untuk Memberikannya ilustrasi bayi makan. ©shutterstock/niderlander.com

Merdeka.com - Pemberian Makanan pendamping ASI (MPASI) merupakan hal yang harus dilakukan pada anak usia 6 hingga 23 bulan. Walau begitu, hal ini tidak bisa dilakukan secara sembarangan.

Menurut dokter spesialis anak dari RSIA Limijati Bandung, Jawa Barat, Frecillia Regina, ada 4 syarat dalam memberikan MPASI pada anak. Keempat syarat itu yakni tepat waktu, adekuat, aman, dan diberikan dengan cara yang benar.

“Tepat waktu artinya MPASI diberikan saat asi saja sudah tidak dapat memenuhi kebutuhan gizi bayi. MPASI diberikan mulai usia 6 bulan,” ujar Frecillia dalam seminar daring kanal YouTube Dr. Tan & Remanlay Institute.

Adekuat

Adekuat berarti memberikan MPASI kepada anak dengan mempertimbangkan jumlah, frekuensi, tekstur/kekentalan/konsistensi, dan variasi makanan.

Variasi makanan dalam MPASI terdiri dari:

-Makanan pokok seperti beras, biji-bijian, jagung, gandum, sagu, umbi, kentang, singkong, dan lain-lain.

-Makanan sumber protein hewani seperti ikan, ayam, daging, hati, udang, telur, susu, dan hasil olahannya. Pemberian protein hewani dalam MPASI diprioritaskan, kata Frecillia.

-Lemak.

Bayi juga dapat mulai diperkenalkan dengan MPASI yang mengandung protein nabati seperti kedelai, kacang hijau, kacang polong, kacang tanah, dan lain-lain.

Buah dan sayur juga penting karena mengandung vitamin A dan C seperti jeruk, mangga, tomat, bayam, wortel, dan lain-lain.

“Jadi tidak pernah ada satupun pedoman yang bilang ‘tidak boleh makan sayur dan buah’,” katanya.

Baca Selanjutnya: Aman...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini