Menstruasi Sebelum Usia 12 Bisa Tingkatkan Gejala di Saat Menopause

Kamis, 30 Juli 2020 11:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Menstruasi Sebelum Usia 12 Bisa Tingkatkan Gejala di Saat Menopause Ilustrasi menstruasi. ©Shutterstock.com/Ana Blazic Pavlovic

Merdeka.com - Usia awal wanita mengalami menstruasi sudah diketahui memiliki dampak pada usia menopause. Hal ini rupanya juga berhubungan dengan gejala yang menyertai menopause ini.

Sebuah penelitian terbaru mengungkap bahwa menstruasi lebih dini meningkatkan risiko hot flush atau rasa panas serta keringat malam hari pada saat menopause. Dilansir dari Indian Express, hasil temuan ini diperoleh peneliti dari University of Queensland dan telah dipublikasikan pada BJOG: an International Journal of Obstetrics & Gynaecology.

Hasil temuan ini diperoleh melalui lebih dari 18.000 wanita paruh baya di Inggris, Amerika Serikat, dan Australia. Hasil temuan ini kemudian dianalisis oleh peneliti dari School of Public Health.

Dr. Hsin-Fang Chung dari University of Queensland mengatakan bahwa penelitian mengungkap wanita yang mulai menstruasi pada usia 11 tahun atau di bawahnya, memiliki risiko 50 persen lebih tinggi mengalami gejala menstruasi. Hal yang terjadi merupakan hot flush berulang dan keringat di malam hari yang diketahui merupakan gejala vasomotor.

Peneliti kemudian melakukan perbandingan dari kelompok di atas dengan mereka yang menstruasi pertama kali pada usia 14 tahun atau lebih tua.

"Risiko wanita yang menstruasi lebih awal mengalami kedua gejala tersebut lebih besar dibanding hanya mengalami salah satu hot flus atau keringat malam hari," terang dr. Chung.

1 dari 1 halaman

Menstruasi dini sebelumnya telah dikeahui memiliki hubungan dengan masalah kesehatan serius di kehidupan. Hal ini diketahui berhubungan dengan diabetes tipe 2 dan penyakit kardiovaskular.

Salah satu peneliti dalam temuan ini, Professor Gita Mishra mengungkap bahwa obesitas juga memiliki peranan besar dari hasil ini.

"Wanita yang mengalami menstruasi dini dan kelebihan berat badan atau obesitas di usia paruh baya memiliki risiko dua kali lebih mengalami hot flush dan keringat malam hari yang berulang jika dibandingkan dengan wanita yang pertama kali menstruasi di usia 14 atau lebih dan memiliki berat badan normal," terang Mishra.

"Hasil temuan ini mendukung wanita dengan menstruasi dini untuk terlibat dalam program menjaga kesehatan, terutama dalam mengelola berat badan di usia dewasa," tandasnya. [RWP]

Baca juga:
Deretan Mitos Terkait Organ Kewanitaan yang Tak Terbukti Kebenarannya
Benarkah Berendam di Air Bisa Buat Menstruasi Jadi Berhenti?
Agar Lebih Mudah Punya Momongan, Harus Seberapa Sering Pasangan Bercinta?
Brief atau Boxer, Mana Jenis Celana Dalam yang Terbaik untuk Pria?
Hindari Pandangan Tabu ketika Mengajari Remaja Mengenai Kesehatan Reproduksi

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini